Intip Jenis Ban Yang Dipamerkan Di Pergelaran GIIAS 2018

Pergelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show ( GIIAS ) 2018 sudah berlangsung selama lima hari. Pada pergelaran tersebut, bukan hanya produsen mobil dan motor saja yang unjuk kebolehan dalam melakukan inovasi pada kendaraan baru mereka, pergelaran ini juga menjadi ajang bagi produsen ban ternama di tanah air untuk memperkenalkan produk mereka.

Beberapa brand ban ternama di tanah air seperti Dunlop, Bridgestone dan juga GT Radial turut meramaikan pergelaran ini. Untuk produk yang ditawarkan juga cukup beragam, mulai dari ban untuk segmen LMPV, MPV maupun SUV. Dengan keberagaman model ban yang dipamerkan tentu memudahkan calon konsumen untuk menentukan ban mana yang cocok untuk kendaraan mereka.

Kita sebut saja Dunlop, mereka memperkenalkan ban resmi untuk agem pemegang merk ( APM ) dan juga Original EWquipment Manufacturer ( OEM ).

Stan Bridgestone di GIIAS 2018

General Manager Sales Planning PT Sumi Rubber Indonesia, Hendra Himawan menjelaskan bahwa Dunlop memamerkan seluruh produk terbaiknya bukan hanya untuk dijual, tetapi juga sebagai pengenalan kepada konsumen dan pengunjung GIIAS 2018.

Bridgestone juga tidak mau kalah. Ada banyak jenis ban yang mereka pamerkan selama GIIAS 2018. Seperti yang kita ketahui, Bridgestone memiliki jaringan distributor resmi yang cukup terkenal dalam tiga dekade terakhir ini.

Sebenarnya masih ada berbagai macam merk ban yang membuka booth di GIIAS 2018. Jika kalian memang berencana untuk membeli ban, kalian bisa datang ke GIIAS 2018, selain bisa melihat inovasi yang dilakukan oleh para produsen kendaraan bermotor, kalian juga bisa mendapatkan berbagai macam promo selama pergelaran GIIAS 2018.

Pameran Bus Dengan Fasilitas Premium Di GIIAS 2018

Menggunakan jasa layanan maskapai penerbangan memang menjadi salah satu pilihan utama masyarakat Indonesia dalam urusan transportasi. Selain dapat menghemat waktu perjalanan, pelayanan yang diberikan di pesawat terbang juga menjadi alasan mengapa banyak orang memilih jenis transportasi ini. Tapi bagaimana jika sebuah bus memberikan pelayanan yang sama dengan yang ada di pesawat terbang ?

Pada pergelaraan Gaikindo Indonesia International Auto Show ( GIIAS ) 2018, salah satu karoseri tanah air, Laksana juga ikut meramaikan acara tersebut. Pada pergelaran tersebut, Laksana memamerkan salah satu bus dengan fasilitas premium seperti layar LCD disetiap tempat dudul, toilet, headrest kursi hingga pelayanan makan dan minum yang mirip dengan yang ada di pesawat terbang.

 

Lantai atas dari bus tingkat dengan fasilitas bak pesawat rakitan Laksana yang dipamerkan di GIIAS 2018.

 

Bus dengan dua tingakatan tersebut menggunakan sasis serta mesin Scania K360 yang dapat memuat 66 penumpang, dimana ada 12 kursi di lantai bawah bus dan dilantai kedua tersedia 54 kursi. Untuk konfigurasi tempat duduk yang ada yaitu 2:2.

Untuk kursi pada bagian bawah, terdiri dari empat kursi yang berhadapan dimana pada bagian tengahnya dilengkapi dengan meja yang dapat memberikan sensasi dan pengalaman layaknya berada di cafe kepada para penumpang.

 

Toilet dari bus tingkat dengan fasilitas bak pesawat rakitan Laksana yang dipamerkan di GIIAS 2018.

 

Pada bagian belakang bus, kita dapat menemukan adanya toilet yang dapat digunakan oleh penumpang. Meski ukurannya kecil, tetapi dengan adanya toilet ini, para penumpang bisa buang air besar dan kecil tanpa harus berhenti terlebih dahulu, praktis bukan ?

Tidak sampai situ saja, kita juga akan menemukan adanya sebuah dapur kecil pada bagian belakang bus. Jadi para penumpang bisa memesan makanan dan minuman saat sedang berada didalam bis, mirip dengan pesawat terbang. Untuk harganya sendiri, pihak Laksana membanderolnya dengan harga Rp 3 miliar.

Intip Harga Mobil Terbaru Mazda Di Pameran GIIAS 2018

Mazda juga turut meramaikan pergelaran acara Gaikindo Indonesia International Auto Show ( GIIAS ) 2018. Pada pergelaran ini, Mazda memamerkan dua mobil terbaru mereka, yakni Mazda CX-3 dan juga Mazda6 Elite serta Mazda6 Elite Estate.

Sebenarnya Mazda CX-3 sudah pernah hadir di tahun 2016 silam, untuk Mazda CX-3 terbaru ini mendapat beberapa penyegaran yang menarik.

“Mazda Motor Corporation Jepang memberikan dukungan penuh untuk terus mendatangkan produk terbaru ke pasar Indonesia, termasuk penyegaran pada CX-3 dan juga Mazda6,” ungkap Roy Arman Arfandy selaku Presiden Direktur PT EMI.

Penyegaran yang diterapkan pada Mazda CX-3 meliputi Day Running Light ( DRL ) sehingga memberikan kesan yang lebih gagah. Selain itu desain lampu belakang juga mendapatkan perubahan, untuk rem tangan yang menggunakan sistem tarik konvensional sudah berubah menjadi elektrik dan dapat dikontrol melalui sebuah tombol.

 

Mazda6 Elite Estate meluncur secara resmi di GIIAS 2018.

 

“Kami menyempurnakan ketiga hal tadi dengan tujuan untuk memperkuat ikatan antara mobil dan juga pengendaranya.”

“Untuk Mazda6, perubahan yang paling terlihat terletak pada gril dengan motif sarang lebah yang dibalut dengan lapisan krom yang mewah. Untuk bagian lampu depan dan belakang dibuat sedikit lebih sipit sehingga terkesan tajam dan aerodinamis. Kami menggunakan bahan semi kulit untuk bagian interiol mobil sehingga terkesan mewah dan elegan.”

Mazda CX-3 yang dipamerkan dibanderol dengan harga Rp 439,8 juta, sedangkan untuk CX-3 Touring dibanderol di angka 391,8 juta. Jika kalian lebih menyukai sisi elegan, kalian bisa melirik Mazda6 Elite yang dibanderol dengan harga Rp 649,8 juta dan Mazda6 Elite Estate dengan harga Rp 554,8 juta.

DFSK Glory 580 Resmi Dipasarkan Di Indonesia

Sebelumnya salah satu produsen mobil asal China, Wuling telah memperkenalkan mobil buatan mereka di pasar Indonesia. Tetapi mereka perlu waspada, pasalnya mereka akan bersaing dengan DFSK yang merupakan produsen mobil yang berasal dari negara yang sama.

DFSK sendiri ikut meramaikan pergelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show ( GIIAS ) 2018. Pada GIIAS 2018, mereka memperkenalkan mobil terbaru mereka yang berjenis SUV.

Produk SUV tersebut dilabeli dengan nama DFSK Glory 580. Pada GIIAS 2018, mobil ini mendapatkan cukup banyak perhatian dari para pengunjung yang hadir. Mobil dengan jenis SUV ini hadir dalam dua varian, yakni mesin 1.500 cc dan juga 1.800 cc.

 

Gempuran SUV China: Setelah Wuling Baojun 530, Kini Hadir Glory 580!

Untuk harganya sendiri juga dibanderol dengan harga yang cukup murah, yakni Rp 245.000.000. Dengan banderol harga yang relatif terjangkau, tampaknya DFSK Glory 580 akan menjadi rival yang kuat untuk Toyota Rush dan juga Wuling Baoujun 530.

Lalu apa yang membuat DFSK Glory 580 menjadi menarik ? Untuk membawa pulang mobil ini, calon pembeli hanya perlu membayarkan DP ( uang muka ) sebesar 30 jutaan saja. Selain itu pihak DFSK juga akan memberikan garansi hingga 7 tahun lamanya / 150.000km. Dengan garansi yang diberikan ini, tampaknya DFSK sangat yakin dengan kualitas mobil yang mereka jual. Ini tentunya menjadi nilai tambah bagi DFSK 580.

Kehadiran DFSK Glory 580 di pasar Indonesia akan menjadi rival yang kuat untuk mobil keluaran kompetitor seperti Toyota Fortuner, Mitshubishi Pajero Sport, Isuzu MU-X, Nissan Terra dan juga Chevrolet Trailblazer.

Yahama Andalkan Seri MAXI di Pergelaran GIIAS 2018

Jika kita melihat segmen sekuter matic yang ada di Indonesia, bisa dibilang seri MAXI yang dikeluarkan oleh Yahama menjadi salah satu model yang paling disukai masyarakat Indonesia. Penjualan Yamaha seri MAXI memang selalu memuaskan setiap tahunnya.

Dalam pergelaran GIIAS 2018, Yamaha juga hadir dengan varian MAXI andalannya. Booth Yamaha berada di Hall, ICE BSD. Pada booth yang dibuka oleh Yamaha, kita bisa melihat motor sekuter matic andalan Yamaha seperti T-MAX DX, X-MAX, N-MAX, Aerox dan juga Lexi.

Jika dilihat memang produk yang dipamerkan oleh Yamaha bukanlah produk baru seperti kompetitor lainnya. Tetapi booth yang dibuka oleh Yamaha selalu ramai dikunjungi oleh pengunjung. Hal ini dikarenakan minat masyarakat untuk membeli seri MAXI memang sangat tinggi.

Bahkan Yamaha N-MAX sempat menyabet penghargaan di ajang Good Design Indonesia ( GDI ) 2018. GDI sendiri merupakan kompetisi yang diselenggarakan oleh pihak Kementrian Perdagangan. Tentunya ini menjadi nilai tambah tersendiri bagi Yahama dalam memasarkan produknya.

Pada pergelaran GIIAS 2018 tersebut, pihak Yamaha juga mempersilahkan para pengunjung untuk mencoba langsung Yamaha Lexi, X-MAX, N-MAX, Aerox 155. Dengan begini, calon konsumen dapat merasakan bagaimana sensasi saat mengendarai sekuter matic andalan Yamaha tersebut.

Kalian dapat melihat pameran ini hingga tanggal 12 Agustus mendatang. Jangan sampai melewatkan kesempatan ini, ada banyak promo yang diberikan oleh Yamaha saat pergelaran ini, so dont miss it !

Intip Harga Terbaru Daihatsu Terios Yang Dipamerkan Di GIIAS 2018

Dalam pergelaran Gaikindo Indonesia International Autp Show ( GIIAS ) 2018, PT Astra Daihatsu ( ADM ) memamerkan mobil terbaru mereka, yakni Daihatsu Terios Custom.

Untuk Daihatsu Terios Custom hadir dengan beberapa warna yang sedang tren saat ini seperti Icy White yang juga dipadukan dengan Red Body Strip. Sensasi sport memang cukup terasa dari mobil yang satu ini.

Daihatsu Terios Custom tipe M/T dibanderol dengan harga 240 juta rupiah sedangkan untuk transmisi matic hanya dibanderol di angka 150 juta rupiah saja. Cukup murah bukan ?

Menurut Pradipto Sugondo selaku Research and Development Executive Officer PT Astra Daihatsu ( ADM ) menjelaskan bahwa peluncuran Daihatsu Terios Custom bertujuan agar masyarakat Indonesia memiliki banyak pilihan untuk membeli kendaraan jenis SUV. Selain itu ia juga mengatakan bahwa Daihatsu Terios Custom menggunakan material dan mesin yang berkualitas.

 

Daihatsu melepas varian baru Terios Custom di GIIAS 2018.

 

“Kami meyakini dengna hadirnya Daihatsu Terios Custom dapat menjawab semua kebutuhan konsumen terhadap mobil jenis SUV yang berkualitas. Mobil ini dapat menjadi “teman” berkendara yang tepat bagi masyarakat Indonesia.”

Jika dilihat dari desain eksteriornya, memang ada banyak tambahan yang membuatnya semakin keren, antara lain penambahan body kit baru, front bumper baru, glossy black fog lamp cover, black front grille yang dilapisi krom, body color over fender, side stone guard, rear bumper guard, reflector cover serta custom emblem yang membuatnya terkesan lebih elegan.

Mobil ini mengusung tema 7 seater SUV dan dapat menjadi kendaraan multifungsi bagi masyarakat Indonesia. Untuk mesinnya sendiri mereka menggunakan mesin 2NR-VE 1.500 cc. Dengan penggunaan mesin ini, pihak Daihatsu menjamin penggunaan bahan bakar akan semakin irit.

Berapa Ya Harga Tiket Untuk GIIAS 2018 ?

Pergelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show ( GIIAS ) 2018 sebentar lagi akan dibuka. Bagi para pecinta otomotif, acara ini tentu tidak boleh dilewatkan, pasalnya ada banyak inovasi dan juga kendaraan terbaru yang akan dipamerkan di acara ini. Tidak bisa dipungkiri, GIIAS setiap tahunnya memang selalu dibanjiri pengunjung.

Berbeda dengan GIIAS yang diselenggarakan tahun lalu, untuk GIIAS 2018 ada sedikit kenaikan dari sektor tiket masuk. Pada GIIAS tahun lalu, tiket yang harus dibayarkan pengunjung adalah 70.000 rupiah, sedangkan untuk tahun ini ada kenaikan 30.000 menjadi 100.000 rupiah sedangkan untuk hari biasa ( senin – jumat ), harga tiket masuk masih sama dengan tahun lalu, yakni 50.000 rupiah.

“Untuk tiket masuk memang ada sedikit kenaikan, tapi ada acara ekstra yang diberikan oleh panitia untuk akhir pekan” ungkap Agus Riyadi yang menjadi Project Director Seven Event.

 

Pengunjung melihat Chevrolet Spark saat acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Banten, Sabtu (19/8/2017). Menjelang penutupan GIIAS stan Chevrolet memberikan potongan harga hingga dua puluh juta rupiah.

 

Agus menjelaskan bahwa kenaikan harga tersebut dilakukan agar pengunjung di akhir pekan tidak membeludak. Pengunjung yang membeludak tentunya memberikan pengalaman yang kurang maksimal bagi pengunjung. Untuk itu pihak panitia akhirnya memutuskan untuk menaikkan harga agar pengunjung dapat terdistribusi ke hari lainnya.

“Kalau kebanyakan pengunjung kan nanti jadi tidak nyaman. Terlalu penuh nanti. Jadi kita ambil cara seperti ini agar tidak terlalu sesak. Tapi kita tetap berikan promo untuk mengimbangi kenaikan harganya,” ungkap Agus.

Untuk warga Tangerang sendiri, jika membeli tiga tiket, maka akan mendapatkan free satu tiket masuk, untuk anak dibawah tujuh tahun tidak akan dikenakan biaya alias gratis. Acara ini buka dari pukul 11.00 – 21.00 untuk hari Senin – Jumat, sedangkan untuk hari Sabtu – Minggu buka dari pukul 10.00 – 21.00 WIB.

 

Pemesanan Honda Brio Terbaru Sudah Bisa Dilakukan Di GIIAS 2018

Sebelumnya sempat hangat dibicarakan mengenai konsep Honda Small RS yang dipamerkan di Indonesia International Motor Show ( IIMS ) 2018 kemarin. Pada ajang pameran otomotif tersebut memang pihak Honda memamerkan satu desain mobil mereka. Desain mobil tersebut mampu menarik banyak perhatian publik otomotif tanah air.

Sempat ada kecurigaan publik yang mengatakan bahwa desain tersebut nantinya akan diterapkan didalam mobil Honda Jazz ataupun Honda Brio terbaru. Akhirnya setelah beberapa saat menunggu, pertanyaan dan kecurigaan publik terjawab juga. Pasalnya desain yang dipamerkan tersebut merupakan desain yang akan digunakan pada Honda Brio terbaru yang akan diluncurkan dalam waktu dekat ini.

“Kemarin sih bilangnya seperti itu,” ungkap salah seorang wiraniaga yang tidak ingin disebutkan namanya.

Tidak hanya itu saja, wiraniaga tersebut juga menjelaskan bahwa nantinya mobil ini sudah dipesan di GIIAS 2018. Jika dilihat secara sekilas, desain yang akan diterapkan pada Brio terbaru memang terlihat lebih gagah dan keren ketimbang desain sebelumnya.

“Ada pergantian bodi, jadi lebih keren dan lega,” lanjut sang narasumber.

Desain Honda Small RS merupakan desain yang dikembangkan oleh Honda R&D Asia Pasific. Pada saat itu Agen emegang merk Honda di Indonesia, Honda Prospect Motor ( HPM ) memang belum memberikan pernyataan resmi mengenai desain dan fitur apa saja yang nantinya akan dibawa pada Honda Brio terbaru mereka.

“Honda Small RS ini sekarang belum dijual. Dimensinya juga belum pasti soalnya masih konsep. Nanti di GIIAS 2018 baru bisa lihat dengan jelas,” ungkap Jonfis Fandy selaku Marketing and After Sales Service Director HPM pada bulan April yang lalu.

 

Yamaha N-MAX Terima Penghargaan Dari Kementrian Perdagangan

Melihat banyaknya jenis motor skuter matic yang ada di Indonesia, mungkin model yang paling digemari adalah Yamaha N-MAX. Hal ini terbukti dari tingginya permintaan pasar untuk motor yang satu ini. Sangking larisnya di Indonesia, Yamaha N-MAX bahkan berhasil menyabet penghargaan Good Design Indonesia ( GDI ) 2018 oleh Kementrian Perdagangan.

Yang lebih hebatnya lagi, desain Yamaha N-MAX menjadi satu-satunya skuter matic yang mendapatkan penghargaan di tahun 2018 ini. Hal ini tentunya menjadi nilai tersendiri bagi Yamaha dan juga pengguna N-MAX di Indonesia.

Yamaha NMAX Jadi Skutik Berdesain Terbaik 2018

“N-MAX menjadi motor Indonesia yang dipasarkan secara global. Ada kualitas dari motor ini yang diakui oleh dunia. Tidak hanya diterima oleh pasar Indonesia saja, N-MAX juga diterima oleh pasar Eropa dan juga negara lainnya,” ungkap Yordan Satriadi selaku Assistan GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.

Yamaha N-MAX dinilai sangat unik dengan gaya yang anti mainstream serta mampu memberikan kenyamanan berkendara bagi setiap pengendara yang mengendarai motor ini. Dengan konsep Active & Comfort Style yang diterapkan oleh Yamaha, motor ini mampu memberikan pengalaman berkendara yang menyenangkan bagi para pengendaranya.

Selain desain yang unik, posisi riding yang pas juga menjadi nilai lebih dari Yamaha N-MAX. Dengan semua kelebihan yang ada pada N-MAX, permintaan konsumen setiap tahunnya akan motor ini terus bertambah. Peningkatan ini juga terjadi untuk pasar global, jadi tidak hanya terjadi di Indonesia saja. Jadi, apakah kalian tertarik untuk membeli Yamaha N-MAX sebagai teman berkendara kalian setiap harinya ?

 

Aston Martin DBS Superleggera Tembus Di Angka 4 Miliar Rupiah !

Kehadiran mobil sport baru dari Aston Martin, yakni DBS Superleggera menjadi langkah nyata dari Aston Martin untuk mengenang nama yang ikonik yang muncul di tahun 1967 silam.

Pada bagian eksterior mobil ini, kita bisa melihat desain yang sangat modern dan keren. Mobil ini juga disematkan dengan lingkar roda dengan ukuran 21 inci. Untuk urusan roda, pihak Aston Martin mempercayakan ban dengan brand Pirelli. Ban yang digunakan pun bukan ban yang sembarangan, pasalnya pihak Pirelli dan Aston Martin dengan khusus mengembangkan ban yang tepat agar dapat menunjang performa dari DBS Superleggera.

Jika kita lihat ke bagian interiornya, kita akan melihat kemewahan di setiap sisinya dengan balutan kulit alcantara yang sangat lembut dan halus serta kuat. Selain itu DBS Superleggera memiliki fitur keyless Entry, Tire Pressure Monitoring System serta 360 Camera Parking Distance Display yang dilengkapi dengan navigasi satelit serta Wi-Fi yang dapat mempermudah perjalanan pengendara.

Akselerasi mobil DBS Superleggera dari 0 hingga 10 hanya membutuhkan waktu 4 detik saja. Ini dikarenakan perpaduan mesin twin turbo V12 serta mesin 5.2 liter. Dengan adanya perpaduan tersebut, DBS Superleggera dapat mencapai kecepatan maksimal hingga 339 km/jam, luar biasa bukan ?

Masih kurang puas dengan fitur yang dibawa ? Tenang masih ada fitur mechanical limited slip differential and torque vectoring yang akan memanjakan dan memuaskan para pengendara Superleggera. Mobil ini mulai dijual di pasar Inggris dan dibanderol dengan harga 225.000 Pounsterling atau sekitar 4.2 miliar Rupiah jika dikalikan dengan kurs mata uang saat ini.

Lakukan Pengecekan Ini Setelah Menempuh Perjalanan Jauh

Touring tentunya menjadi kegiatan yang sangat digemari oleh para pecinta otomotif. Dalam kegiatan touring, banyak hal yang bisa kita dapatkan. Dulunya touring selalu dikaitkan dengan pengendara roda dua, seiring berjalannya waktu, touring juga dilakukan oleh para pemilik kendaraan roda empat. Dalam melakukan touring, tidak jarang kita harus menempuh perjalanan dengan jarak yang jauh. Oleh sebab itu, seusai melakukan touring, kalian harus melakukan pengecekan terhadap mobil yang digunakan untuk touring. Berikut ini hal yang harus kalian periksakan setelah melakukan touring.

Pertama adalah mengecek kondisi aki. Benda ini memiliki peranan yang sangat krusial pada mobil, sama halnya seperti baterai pada smartphone. Jika aki rusak, maka mobil tidak akan bisa menyala. Jika kalian menempuh perjalanan yang jauh, kalian wajib memeriksakan aki kalian agar tetap dapat bekerja dengan optimal.

Hal kedua yang harus diperhatikan adalah oli transmisi. Oli jenis ini harus diganti jika mobil sudah menempuh jarak sekitar 12 hingga 15 ribu km. Transmisi sangat penting dalam berkendara. Komponen ini juga sangat berpengaruh dalam perputaran arah roda sehingga harus diperhatikan agar kondisi mesin dapat bekerja dengan baik.

Air radiator juga menjadi hal wajib yang harus diperiksakan setelah menempuh perjalanan jauh. Mengapa ? Simplenya saja, coba kalian bayangkan diri kalian yang sedang berjalan jauh tetapi tidak diperbolehkan untuk minum, tersiksa bukan ? Sama halnya dengan mobil. Maka dari itu kita perlu memeriksakan air radiator setelah melakukan perjalanan jauh.

Dalam melakukan perjalanan, kita akan sering menginjak pedal rem, maka dari itu kita harus memeriksakan kondisi rem dan juga kampas rem sepulangnya dari perjalanan jauh. Jaga-jaga saja takutnya kampas rem yang ada pada mobil kita sudah tipis. Jika rem bermasalah, maka pengereman yang dilakukan juga tidak akan maksimal dan dapat mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Yang terakhir harus kalian perhatikan adalah tekanan ban dan juga tekstur pada ban. Jangan sampai kalian mengendarai mobil dengan kondisi ban yang sudah botak. Ban yang sudah botak akan sulit mendapatkan grip dengan jalanan dan dapat beresiko tergelincir.

Apakah Honda Super Cub Akan Masuk Ke Pasar Indonesia ?

Honda tengah berencana untuk membangkitkan kembali motor dengan model Super Cub secara global. Motor Super Cub adalah motor dengan gaya retro khas tahun 80an yang sangat legendaris. Motor ini telah dijual di Thailand dan dibanderol dengan harga 47.000 Bath atau sekitar 20 jutaan.

Banyak pihak yang mempertanyakan terkait kapan motor jenis ini dipasarkan di Indonesia. Melihat banyaknya pertanyaan yang masuk, pihak Honda akhirnya memberikan penjelasan terkait masalah tersebut.

“Jika kalian pernah mengecek, kalian tentu tahu berapa persen kontribusi motor bebek yang ada di negara Thailand. Disana pasar untuk motor bebek sangat besar, bahkan mencapai 30 hingga 40 persen, sedangkan di Indonesia hanya 10 persen saja. Jadi kalau ditanya kapan masuk, kami akan masukkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kalau tidak ada peminat, kami tidak akan masukkan ke pasar Indonesia,” ungkap Thomas Wijaya selaku Direktur Marketing PT Astra Honda Motor ( AHM ).

Menurut data yang dikeluarkan oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia ( AISI ), perkataan yang diucapkan oleh Thomas memang benar adanya. Untuk penjualan motor bebek pada kuartal pertama 2018 hanya mencapai 239.635 unit atau sekitar 7.98 persen saja. Tentunya angka yang sangat kecil ini akan menjadi pertimbangan tersendiri bagi AHM untuk memasukkan motor Super Cub tersebut.

Jika kita membahas diluar dari permintaan konsumen yang sangat rendah, motor Honda Super Cub merupakan motor dengan gaya retro yang sangat ciamik. Motor ingi mengingatkan kita bagaimana kerennya motor di jaman 80 hingga 90 an. Sebenarnya di Indonesia sendiri ada banyak pecinta motor retro, sayangnya permintaan yang masuk tidak sebanding dengan target yang diinginkan oleh Honda. Melihat minimnya permintaan pasar, pihak AHM menjelaskan bahwa kemungkinan besar Honda Super Cub tidak akan masuk ke Indonesia.

Raih Podium Tiga, Maverick Ungkap Kesulitan di GP Jerman

Maverick Vinales selaku pembalap dari grup Yamaha berhasil meraih posisi ketiga pada GP Jerman yang diadakan di hari Minggu 15/7 kemarin. Ia berhasil menempati posisi dibelakang Valentino Rossi yang menduduki peringkat kedua.

Melihat raihan posisi ketiga tersebut, Vinales menjelaskan bahwa ia mengalami sedikit kesulitan di lap awal. Menurut sang pembalap yang berasal dari Spanyol tersebut, ia tidak bisa mendapatkan cengkraman yang baik dari ban baru yang digunakan pada motornya.

“Permasalahan utama ada di lap awal. Pada lap awal, cengkraman ban baru yang ada di motor saya kurang kuat. Motor yang saya kendarai sering tergelincir, seperti menggunakan ban bekas,” ungkap Maverick seperti dilansir pihak Motorsport.com pada hari Senin 16/7 kemarin.

Maverick menjelaskan bahwa cengkraman bannya mulai menguat pada lap ke 16. Menurutnya kejadian tersebut terjadi mungkin dikarenakan bobot tubuhnya yang terlampau ringan. Maverick menilai bahwa kekuatan Yamaha M1 yang ia tunggangi sangat kuat, khususnya pada bagian belakang sehingga sulit untuk dikendalikan.

“Saya mencoba mengganti cara berkendara saya, karena saya sudah mencoba untuk mengatur perubahan elektronik, tetapi itu tidak membuahkan hasil. Saya mencoba untuk membat perubahan dan fokus dengan perubahan yang saya terapkan tersebut.”

Maverick juga mengatakan bahwa ada sedikit perbedaan motor Yamaha dengan Ducati. Meski ia menjadi pembalap Yamaha, ia dengna gamblang mengatakan bahwa Ducati memiliki kualitas motor yang sedikit lebih baik dari Yamaha.

Saat ini Maverick menduduki posisi ketiga dengan total perolehan poin 109, berbeda 10 poin dengan posisi kedua Valentino Rossi dengan torehan 119 poin.

Marquez Sebut Pedrosa Yang Ajari Kendarai Honda RC213V

Dani Pedrosa baru saja mengumumkan untuk pensiun dari dunia MotoGP setelah pihak Honda Repsol tidak memperpanjang kontraknya. Selepas musim 2018 nanti, Pedrosa akan resmi berhenti dari kompetisi bergengsi ini.

Keputusan yang diambil Pedrosa  menjadi perbincangan hangat oleh sesama pembalap MotoGP. Salah satu pembalap yang memberikan komentar terkait keputusannya tersebut adalah Marc Marquez.

“Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada Pedrosa yang sudah menjadi rekan selama ini. Pedrosa adalah pahlawan bagi pembalap muda yang ingin belajar dan menggapai mimpi mereka. Ia pembalap yang hebat !,” ungkap Marquez kepada pihak Crash.net.

Hasil gambar untuk pedrosa dan marquez

Marquez dan Pedrosa memang sering bertukar pikiran, khususnya saat berada di garasi. Kedua pembalap ini sering membagikan informasi serta menceritakan pengalaman saat balapan. Bahkan saat kedatangan Marquez pertama kali ke MotoGP, Pedrosa-lah yang mengajarkannya cara mengendarai Honda RC213V. Marquez bahkan memuji teknik berkendara Pedrosa, menurut sang juara, teknik berkendara pedrosa sangat unik.

“Sulit untuk menerima keputusan tersebut. Tetapi semua hal akan ada titik akhirnya dan kita harus menghargai keputusan itu. Saya banyak belajar dari Pedrosa. Buat saya pribadi, ia adalah pembalap terbaik. Ia mengajarkan banyak hal kepada saya. Saya bangga bisa menjadi rekannya.”

“Saya ingat ketika ia dalam kondisi terbaiknya, semua yang berada dibelakangnya pasti akan iri dengan kemampuannya. Ia pembalap yang nyaris tidak terkalahkan ! Cara ia mengendarai motor sangat unik. Saya bangga bisa belajar darinya.”

Sebenarnya ada kabar yang mengatakan bahwa Pedrosa akan bergabung dengan tim lain, tetapi akhirnya Pedrosa memutuskan untuk pensiun.