Lakukan Pengecekan Ini Setelah Menempuh Perjalanan Jauh

Touring tentunya menjadi kegiatan yang sangat digemari oleh para pecinta otomotif. Dalam kegiatan touring, banyak hal yang bisa kita dapatkan. Dulunya touring selalu dikaitkan dengan pengendara roda dua, seiring berjalannya waktu, touring juga dilakukan oleh para pemilik kendaraan roda empat. Dalam melakukan touring, tidak jarang kita harus menempuh perjalanan dengan jarak yang jauh. Oleh sebab itu, seusai melakukan touring, kalian harus melakukan pengecekan terhadap mobil yang digunakan untuk touring. Berikut ini hal yang harus kalian periksakan setelah melakukan touring.

Pertama adalah mengecek kondisi aki. Benda ini memiliki peranan yang sangat krusial pada mobil, sama halnya seperti baterai pada smartphone. Jika aki rusak, maka mobil tidak akan bisa menyala. Jika kalian menempuh perjalanan yang jauh, kalian wajib memeriksakan aki kalian agar tetap dapat bekerja dengan optimal.

Hal kedua yang harus diperhatikan adalah oli transmisi. Oli jenis ini harus diganti jika mobil sudah menempuh jarak sekitar 12 hingga 15 ribu km. Transmisi sangat penting dalam berkendara. Komponen ini juga sangat berpengaruh dalam perputaran arah roda sehingga harus diperhatikan agar kondisi mesin dapat bekerja dengan baik.

Air radiator juga menjadi hal wajib yang harus diperiksakan setelah menempuh perjalanan jauh. Mengapa ? Simplenya saja, coba kalian bayangkan diri kalian yang sedang berjalan jauh tetapi tidak diperbolehkan untuk minum, tersiksa bukan ? Sama halnya dengan mobil. Maka dari itu kita perlu memeriksakan air radiator setelah melakukan perjalanan jauh.

Dalam melakukan perjalanan, kita akan sering menginjak pedal rem, maka dari itu kita harus memeriksakan kondisi rem dan juga kampas rem sepulangnya dari perjalanan jauh. Jaga-jaga saja takutnya kampas rem yang ada pada mobil kita sudah tipis. Jika rem bermasalah, maka pengereman yang dilakukan juga tidak akan maksimal dan dapat mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Yang terakhir harus kalian perhatikan adalah tekanan ban dan juga tekstur pada ban. Jangan sampai kalian mengendarai mobil dengan kondisi ban yang sudah botak. Ban yang sudah botak akan sulit mendapatkan grip dengan jalanan dan dapat beresiko tergelincir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *