Mini Cooper Special Edition Hanya Tersedia 6 Unit Di Indonesia

Seperti yang kita ketahui, Mini Cooper merupakan salah satu brand mobil premium yang cukup diminati di Indonesia. PT Maxindo International Nusantara Indah selaku APM Mini kabarnya telah berhasil mendatangkan Mini Special Edition ke Indonesia. Mobil tersebut adalah MINI 3-Door Black Edition. Peluncuran mobil tersebut digelar di Bandung, Jawa Barat.

“Ini pertama kalinya kami memperkenalkan model baru diluar Jakarta. Tentu pemilihan kota Bandung bukan tanpa alasan, Bandung sudah dari dulu dikenal sebagai kota lifestyle di Indonesia. Jadi kami rasa peluncuran mobil ini lebih tepat dilakukan disana bersamaan dengan peresmian Pop-up store pertama kami di Bandung,” ungkap Joe Surya selaku President Director PT Maxindo International Nusantara Indah.

Mobil ini membawa basis yang sama dengan MINI 3-Door Cooper S. Namun untuk Black Edition hanya tersedia dalam jumlah yang sangat terbatas, yakni 6 unit saja dan dirancang secara ekslusif untuk pasar Indonesia. Untuk warnanya sendiri dinamai “Midnight Black Metallic”.

Velg yang digunakan jug aberbeda, dimana mobil ini menggunakan velg 18 inci dengan desain warna two tone. Velg tersebut juga sudah didukung dengan runflat tire keluaran Sport Max Dunlop.

Kita juga bisa melihat ornamen krom pada sisi eksteriornya, ya, untuk bemper depan dan belakang memang sengaja menggunakan aksen krom untuk memberi kesan sporty. Tidak sampai disitu saja, mobil ini juga sudah dipercantik dengan panorama glass roof dengna ukuran 402mm.

Lalu bagaimana dengan harganya ? MINI Indonesia membanderol mobil ini dengan harga 770 jutaa off the road. So, bagi kalian pecinta seri MINI, mobil ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk melengkapi koleksi mobil premium kalian.

Honda Hadirkan PCX Dengan Warna Baru Tuk Hadirkan Kesal Elegan

Untuk menarik perhatian dan minat para konsumen, PT Astra Honda Motor ( AHM ) secara resmi menghadirkan varian warna paling baru untuk Honda PCX, yakni varian warna Magnificient Matte Brown. Warna tersebut dipilih untuk menghadirkan kesan ekslusif dan elegan pada PCX.

Dengan hadirnya warna baru ini berarti ada lima macam varian warna yang bisa dipilih, yakni Wonderful White, Brilliant Black, Majestic Matte Red, Sophisticated Matte Silver, serta Magnificient Matte Brown. Menariknya lagi, kelima warna ini hadir untuk versi ABS maupun CBS.

“Kami memberikan penyegaran untuk menyempurnakan kenyamanan serta meningkatkan ekslusifitas motor sekutik premium PCX,” ungkap Thomas Wijaya selaku pihak Marketing PT AHM.

Untuk meningkatkan keamanan berkendara, Honda juga memberikan pilihan fitur Anti Lock Braking System ( ABS ). Motor sekutik premium ini juga dibekali ban tuibeless ukuran 100 / 80-14 untuk bagian depan serta 120 / 70-14 untuk bagian ban belakang. Tidak heran jika motor sekutik ini sangat nyaman untuk dikendarai.

Tidak berhenti sampai disitu saja, luggage box yang ada pada PCX juga memiliki kapasitas 28,8 liter sehingga memberikan ruang lebih bagi pengguna. Seat stopper juga dihadirkan untuk meningkatkan kenyamanan dalam berkendara.

PCX juga dilengkapi dengan DC Socket untuk melakukan pengisian daya untuk gadget kesayangan kita serta sistem pengereman CBS tiga piston caliper.

Untuk harganya sendiri, PCX CBS dibanderol dengan harga Rp 31.684.000, untuk tipe ABS dibanderol dengan harga Rp 42.139.000. Hrga yang disebutkan tadi adalah harga untuk OTR wilayah Jakarta.

Keunggulan Ban Goodyear Assurance TripleMax 2

Perusahan ban anyar dunia, Goodyear baru saja meluncurkan ban terbaru mereka yang diberi nama Goodyear Assurance TripleMax 2. Perusahaan asal Amerika Serikat tersebut memproduksi ban ini untuk mobil ukuran sedang ( mid passenger car ). Goodyear Assurance TripleMax generasi pertama diproduksi pada tahun 2014 silam. Karena mendapatkan kepercayaan dari berbagai kalangna masyarakat, pihak Goodyear Indonesia akhirnya meluncurkan generasi kedua dari Goodyear Assurance TripleMax. Menurut klaim dari Goodyear Indonesia, ban ini dapat meningkatkan keselamatan berkendara serta memiliki durabilitas yang tinggi.

Menurut Arfianti Puspitarini selaku Cosnumer Product & Trade Marketing Manager Goodyear Indonesia menjelaskan bahwa ban yang mereka produksi tersebut dapat digunakan untuk mereka yang memiliki mobilitas yang tinggi. Ban ini juga sangat baik untuk digunakan pada keadaan cuaca yang buruk seperti hujan. Goodyear Assurance TripleMax 2 juga sudah menggunakan teknologo HydroTred.

Goodyear Assurance TripleMax 2 menggunakan senyawa yang dapat memaksimalkan daya lekat dan juga struktu mikro sehingga dapat memberikan cengkraman yang lebih baik saat berkendara. Selain itu Goodyear Assurance TripleMax 2 juga dapat mengurani jarak pengereman hingga 5,6 meter bahkan di jalanan yang sedang basah.

Tidak sampai disana saja, untuk performa ketahanan dari Goodyear Assurance TripleMax 2 juga jempolan. Desain dan juga material yang digunakan untuk membuat ban ini sangat premium. Bahkan Goodyear mengklaim bahwa ban ini tahan benturan pada bagian sidewall ban. Menariknya lagi, kalian akan mendapatkan Worry Free Assurance jika membeli 2 ban sekaligus, yakni garansi ban dalam kurun waktu satu tahun ataupun setelah menempuh perjalanan sejauh 20ribu km. Jika ban rusak, maka akan diganti dengan yang baru. Ban ini dibanderol dari harga 550 ribu hingga 1,1 juta rupiah.

Yamaha Tracer 900 GT Resmi Diluncurkan Di Malaysia

Akhirnya penantian panjang para pecinta motor touring Yamaha telah berakhir, pasalnya Yamaha baru saja meluncurkan motor trail terbaru mereka yang diberi nama Tracer 900 GT. Motor ini memiliki desain yang sangat gagah dan sudah menjalani debut perdananya di Eropa.

Berita peluncuran produk ini dikonfirmasi langsung oleh Hong Leong Yamaha Motor Sdn. Bhd. ( HLYM ) yang merupakan agen pemegang brand Yamaha di Malaysia.

Sedangkan laporan yang dilansir oleh Paultan.org, Tracer 900 GT akan hadir dalam dua varian warna, yakni warna biru dan juga abu-abu. Untuk harganya sendiri, Yamaha Tracer GT 900 akan dijual di angka 58.888 MYR atau sekitar 200 juta Rupiah *Kurs MYR1 = Rp 3.438.

Yamaha Tracer 900 GT yang diluncurkan di Malaysia tidak jauh berbeda dengan yang diluncurkan di Eropa. Kita bisa menemukan aksesoris khas motor touring sepeti hand guard, windshield, stang yang lebar dan juga side box.

Tidak berhenti sampai disana saja, beberapa fitur menarik seperti TFT LCD Instrument Panel, quickshifter, heated bar grip, serta cruise control juga dapat kita temukan di Yamaha Tracer 900 GT.

Untuk sektor dapur pacunya sendiri, Yamaha Tracer 900 GT mendapatkan asupan tenaga sebasar 113HP dan bisa mencapai titik torsi maksimal di angka 87,5 Nm. Performa tersebut dimuntahkan oleh mesin 3 silinder inline DPOHC dengan kapasitas 847 cc liquid cooler, tentunya sudah menggunakan teknologi injeksi. Sayangnya hingga saat ini belum ada informasi resmi terkait peluncuran motor ini di pasar Indonesia

Headrest Dapat Cegah Leher Patah Ketika Alami Benturan

Ketika seseorang sedang mengemudikan kendaraan, biasanya pengendara hanya akan berfokus pada kenyamanan berkendara. Sayangnya fokus yang dilakukan hanyalah seputar kenyamanan dalam memegang kemudi saja. Padahal dalam berkendara, ada satu poin krusial yang sering terlupakan, poin tersebut terletak di bagian headrest yang terpasang di jok duduk.

Menurut Kiyoshi Komoda selaku BMW Driver Instructor Japan, Kiyoshi mengatakan bahwa banyak pengendara yang melupakan poin penting ini. Biasanya orang awam menganggap headrest hanyalah aksesoris tambahan yang menambah kenyamanan ketika berkendara saja. Salah besar jika anggapan seperti itu masih digunakan, pasalnya headrest dapat meminimalis terjadinya patah leher ketika mobil mengalami benturan, khususnya kecelakaan.

“Untuk posisi headrest harus disejajarkan dengan kepala. Hal ini tidak bisa dianggap remeh ! Jika kalian menganggap remeh, bisa-bisa kalian mengalami patah leher ketika tabrakan. Headrest dapat berguna sebagai bantalan agar kepala pengendara bisa mendapatkan sandaran ketika tergoncang sehingga mengurangi “impact” yang terjadi,” ungkap Komoda ketika diwawancarai dalam sesi media test drive all new Series 5 yang dilakukan di Tokyo, Jepang.

Komoda menjelaskan banyak kecelakan mobil yang terjadi dimana pengendaranya meninggal seketika saat mengalami benturan. Oleh sebab itu perlu fokus ekstra pada bagian ini untuk meminimalis benturan keras yang terjadi saat mobil mengalami tabrakan. Dengan posisi headrest yang salah, saat kepala mengalami dorongan kebelakang, tidak ada media yang dapat meredam benturan tersebut sehingga berdampak langsung pada tulang leher.

Hasil gambar untuk headrest car

“Headrest harus diletakkan dibelakang kepala, tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah. Sejajarkan dengan telinga. Headrest dapat memberikan redaman benturan saat mobil mengalami tabrakan,” lanjut Komoda.

Selain itu Komoda juga menjelaskan bahwa posisi headrest yang benar dapat memberikan jarak pandangan yang lebih baik kepada pengemudi. Posisi headrest yang tepat dapat memperkecil blind spot, sehingga perpaduan headrest yang benar serta posisi spion yang tepat dapat memberikan pengalaman melihat yang jauh lebih besar saat berkendara.

Review: Ducati Scramble Full Throttle 2019

PT Cakra Motor Sport selaku pemegang merk Ducati di Indonesia secara resmi akan mendatangkan 4 varian Scrambler ke tanah air, mereka adalah Ducati Scrambler Icon, Dessert Sled, Full Throttle, serta yang terakhir Cafe Racer.

Keempat motor Ducati tersebut mengusung gaya retro klasik dan juga modern. Namun untuk kali ini, yang akan menjadi fokus adalah Ducati Scrambler Full Throttle.

Dari banyak sumber otomotif yang ada, Scramber Full Throttle ini terinspirasi dari motor yang dikendarai oleh Frankie Garcia, yakni Flat Track Srambler di ajang 2018 American Super Hooligan Championship.

Moge yang satu ini membawa nuansa Dirt Track yang begitu kental, dimana stang dibuat rendah, ringan, ergonomis serta sparbor depan yang sangat kokoh. Sedangkan untuk knalpotnya sendiri sudah menggunakan dial peredam yang menjadi nilai tambah dari Scrambler Full Throttle.

Berkat penggunaan rangka Tubular Steel Trellis yang kokoh, motor ini memiliki keseimbangan yang lebih “mantul”. Dimensinya adalah 2100-2165 mm x 855 mm x 1150 mm dengan wheelbase (jarak sumbu roda) 1445 mm.

Memasuki sektor mesin, motor ini menggunakan mesin L Twin dengan kubikasi 803 cc. L Twin yang digunakan juga sudah bertipe Desmodromic Distribution 2 katup yang dapat memuntahkan tenaga dengan lebih maksimal.

Bagaimana dengan harganya ? Untuk Scrambler Full Throttle dibanderol di harga 429.000.000 Rupiah. Sebenarnya terbilang sangat mahal, namun untuk sebuah gaya dan “ketampanan”, rasa-rasanya motor ini tetap layak untuk dibeli.

Perbedaan Antara Oli Mineral Dengan Oli Sintetik

Salah satu hal yang membingungkan bagi pemilik kendaraan adalah pemilihan oli antara oli sintetik dan oli mineral. Sebenarnya mana yang lebih baik diantara kedua oli tersebut ?

Sebenarnya hingga saat ini masih banyak yang belum paham tentang kedua jenis oli ini. Oli mineral merupakan oli yang dibuat dengan bahan minyak bumi, sedangkan untuk oli sintetik dibuat dengan bahan minyak bumi yang sudah diolah terlebih dahulu dengan tujuan menghilangkan sifat-sifat yang tidak diinginkan.

Ini berarti oli sintetik memiliki tingkat kebersihan yang jauh lebih tinggi ketimbang oli mineral. Namun oli sintetik juga terdapat campuran bahan kimia buatan yang sudah diformulasikan sedemikian rupa agar dapat sesuai dengan kebutuhan kendaraan.

Selain sintetik dan mineral, oli yang sering ditemukan di Indonesia juga ada oli semi sintetik, yakni oli yang dibuat dengan bahan sintetik yang dikombinasikan dengan campuran mineral minyak bumi.

Product Development and Technical Support TOP1 Indonesia, Joransyah menjelaskan bahwa oli sintetik memiliki formula yang jauh lebih baik jika dibandingkan dengan oli mineral.

Salah satu produk oli sintetik yang diluncurkan TOP1 adalah TOP1 HP Sport Fully Synthetic yang diklaim memiliki kelebihan yang lebih mantap jika dibandingkan dengan oli mineral. Selain karena usia pakai yang lebih lama, oli sintetik juga mampu melindungi mesin dari oksidasi dan temperatur tinggi.

Joransyah juga menjelaskan bahwa tidak semua kendaraan cocok menggunakan oli sintetik. Untuk kendaraan yang masih menggunakan mesin dan teknologi lama, sangat disarankan untuk menggunakan oli mineral yang tingkat kekentalannya lebih tinggi ketimbang oli sintetik.