Mercedes Benz E 350 – Mobil Listrik Ramah Lingkungan Dari Mercedes

Menurut klarifikasi dari pihak Mercedes-Benz Indonesia, harga yang nantinya akan dipatok untuk Mercedes Benz E-350 tidak akan jauh berbeda dengan seri E-Class reguler. Hingga saat ini masih belum ada ketentuan resmi kapan mobil listrik ini masuk ke Indonesia.

Menurut Hari Arifianto selaku Deputy Director Marketing Communication Mercedes-Benz Distrbutin Indonesia, ia mengklaim bahwa harga Mercy E-250 mencapai angka 1.2 miliar dan untuk E-300 berkutat di angka 1.4 miliar.

“Untuk perkiraan harga E-350 tidak akan jauh berbeda dengan harga E-Class reguler.” jelas Hari Arifianto.

Mobil Mercedes Benz E-350 merupakan mobil dengan sistem plug in hybrid yang sedang marak diperkenalkan Mercedes di Indonesia. Sayangnya belum ada regulasi yang jelas terkait mobil ini sehingga proses masuknya mobil ini ke Indonesia menjadi terhambat.

Hal ini berbanding terbalik dengan negara Malaysia, pasalnya mobil ini justru sudah dijual disana. Pihak Malaysia memang telah menerbitkan reglasi terkait mobil listrik serta insentif pajak yang harus dibayarkan.

Hari Afirianto menjelaskan bahwa negara Malaysia menjadi salah satu negara di Asia Tenggara yang memiliki sistem regulasi yang jelas terkait mobil listrik sehingga proses penjualan di negara tersebut mudah untuk dilakukan. Selain Malaysia, Thailand juga telah menyediakan regulasi terkait kendaraan dengan mesin listrik. Dengan adanya regulasi yang jelas terkait hal ini, penjualan mobil listrik di negara tersebut dapat dilakukan dengan leluasa, berbeda dengan Indonesia yang hingga saat ini belum ada ketentuan resmi dari pemerintah terkait kendaraan listrik.

“Untuk penjualan di Indonesia masih belum bisa dipastikan. Soalnya belum ada struktur pajak resmi dan belum ada regulasi jelas mengenai mobil listrik,” tutup Hari Afirianto.

Mini Cooper Special Edition Hanya Tersedia 6 Unit Di Indonesia

Seperti yang kita ketahui, Mini Cooper merupakan salah satu brand mobil premium yang cukup diminati di Indonesia. PT Maxindo International Nusantara Indah selaku APM Mini kabarnya telah berhasil mendatangkan Mini Special Edition ke Indonesia. Mobil tersebut adalah MINI 3-Door Black Edition. Peluncuran mobil tersebut digelar di Bandung, Jawa Barat.

“Ini pertama kalinya kami memperkenalkan model baru diluar Jakarta. Tentu pemilihan kota Bandung bukan tanpa alasan, Bandung sudah dari dulu dikenal sebagai kota lifestyle di Indonesia. Jadi kami rasa peluncuran mobil ini lebih tepat dilakukan disana bersamaan dengan peresmian Pop-up store pertama kami di Bandung,” ungkap Joe Surya selaku President Director PT Maxindo International Nusantara Indah.

Mobil ini membawa basis yang sama dengan MINI 3-Door Cooper S. Namun untuk Black Edition hanya tersedia dalam jumlah yang sangat terbatas, yakni 6 unit saja dan dirancang secara ekslusif untuk pasar Indonesia. Untuk warnanya sendiri dinamai “Midnight Black Metallic”.

Velg yang digunakan jug aberbeda, dimana mobil ini menggunakan velg 18 inci dengan desain warna two tone. Velg tersebut juga sudah didukung dengan runflat tire keluaran Sport Max Dunlop.

Kita juga bisa melihat ornamen krom pada sisi eksteriornya, ya, untuk bemper depan dan belakang memang sengaja menggunakan aksen krom untuk memberi kesan sporty. Tidak sampai disitu saja, mobil ini juga sudah dipercantik dengan panorama glass roof dengna ukuran 402mm.

Lalu bagaimana dengan harganya ? MINI Indonesia membanderol mobil ini dengan harga 770 jutaa off the road. So, bagi kalian pecinta seri MINI, mobil ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk melengkapi koleksi mobil premium kalian.

Perbedaan Antara Oli Mineral Dengan Oli Sintetik

Salah satu hal yang membingungkan bagi pemilik kendaraan adalah pemilihan oli antara oli sintetik dan oli mineral. Sebenarnya mana yang lebih baik diantara kedua oli tersebut ?

Sebenarnya hingga saat ini masih banyak yang belum paham tentang kedua jenis oli ini. Oli mineral merupakan oli yang dibuat dengan bahan minyak bumi, sedangkan untuk oli sintetik dibuat dengan bahan minyak bumi yang sudah diolah terlebih dahulu dengan tujuan menghilangkan sifat-sifat yang tidak diinginkan.

Ini berarti oli sintetik memiliki tingkat kebersihan yang jauh lebih tinggi ketimbang oli mineral. Namun oli sintetik juga terdapat campuran bahan kimia buatan yang sudah diformulasikan sedemikian rupa agar dapat sesuai dengan kebutuhan kendaraan.

Selain sintetik dan mineral, oli yang sering ditemukan di Indonesia juga ada oli semi sintetik, yakni oli yang dibuat dengan bahan sintetik yang dikombinasikan dengan campuran mineral minyak bumi.

Product Development and Technical Support TOP1 Indonesia, Joransyah menjelaskan bahwa oli sintetik memiliki formula yang jauh lebih baik jika dibandingkan dengan oli mineral.

Salah satu produk oli sintetik yang diluncurkan TOP1 adalah TOP1 HP Sport Fully Synthetic yang diklaim memiliki kelebihan yang lebih mantap jika dibandingkan dengan oli mineral. Selain karena usia pakai yang lebih lama, oli sintetik juga mampu melindungi mesin dari oksidasi dan temperatur tinggi.

Joransyah juga menjelaskan bahwa tidak semua kendaraan cocok menggunakan oli sintetik. Untuk kendaraan yang masih menggunakan mesin dan teknologi lama, sangat disarankan untuk menggunakan oli mineral yang tingkat kekentalannya lebih tinggi ketimbang oli sintetik.

Alasan Mengapa Kalian Tidak Perlu Membeli Suzuki Ertiga Terbaru

Mobil bertipe MPV atau Multi Purpose Vehicle selalu mendapat tempat di hati pecinta otomotif tanah air. Kita sebut saja Toyota Avanza, Suzuki Ertiga serta Mitsubishi Xpander selalu laku di pasar Indonesia.

Suzuki belum lama ini baru saja meluncurkan tipe Ertiga terbaru mereka, sayangnya ada beberapa hal yang menghilang dan justru membuat minat konsumen semakin berkurang. Berikut ini alasan mengapa kalian tidak perlu membeli Suzuki Ertiga tipe terbaru.

mobil suzuki

Pertama, banyak fitur yang hilang. Biasanya untuk mobil keluaran baru seharusnya terjadi penambahan fitur, sayangnya tidak pada Ertiga. Justru ada beberapa fitur yang akhirnya dihilangkan. Kita ambil contoh saja sandaran kursi pada baris kedua, untuk Ertiga yang baru justru fitur ini dihilangkan, lalu pengatur tinggi sabuk pengaman juga dihilangkan dan masih banyak lainnya.

Pengaturan AC masih menggunakan kenop putar. Hal ini tentu sudah sangat ketinggalan jaman. Model seperti ini mungkin masih bisa diterima jika mobil yang dikeluarkan adalah mobil tahun 2013, tetapi untuk mobil keluaran 2018 seharusnya penggunaan sistem sudah harus lebih modern.

Suzuki Ertiga yang baru juga tidak memiliki ECO indikator. Padahal dengan adanya ECO indikator, pengemudi dapat mendapatkan informasi mengenai bahan bakar yang digunakan.

interior suzuki ertiga terbaru

Bahkan kursi pada baris ketiga tidak dilengkapi dengan power socket. Power socket yang dulunya ada justru tidak dapat ditemukan pada Suzuki Ertiga terbaru. Padahal di era modern seperti saat ini kehadiran power socket di mobil sangatlah membantu.

Itu dia beberapa alasan sederhana mengapa kalian tidak perlu membeli mobil Suzuki Ertiga terbaru.

Penjualan Mobil Tertinggi Periode Januari-April 2019

Penjualan whole sales di Indonesia periode Januari hingga April 2019 mencapai 494.917 unit. Angka yang tercatat tersebut membuktikan adanya peningkatan positif hingga 5.62 persen jika dibandingkan periode yang sama di tahun 2018 silam.

Berdasarkan data yang dilansir oleh pihak Gabungan Industri kendaraan Bermotor Indonesia ( Gaikindo ), produk keluaran Mitsubishi masih merajai pasar mobil tanah air dengan Mitsubishi Xpander. Total penjualan Xpander yang tercatat dari bulan Januari hingga April 2019 mencapai angka 36.670 unit.

Dengan total angka yang diraih oleh Mitsubishi, itu berarti Xpander menguasai pasar otomotif tanah air hingga 7.41 persen. Rata-rata penjualan Xpander setiap bulannya berada di angka 7.300 unit.

Untuk posisi kedua masih ditempati oleh pesaing Xpander, yakni Toyota Avanza. Mobil keluaran Toyota tersebut mencatatkan whole sales di angka 34.810 unit dengan market share mencapai 7.03 persen, berbanding tipis dengan Mitsubishi Xpander.

Dibelakang kedua mobil tadi ditempati oleh Calya dari Toyota. Total pengiriman yang tercatat dari bulan Januari hingga Mei adalah 28.229 unit atau sekitar 5.70 persen. Toyota Innova berada di posisi keempat dengan torehan angka 24.334 unit atau seitar 4.92 persen lalu diikuti oleh Sigra dengan total penjualan 22.322 unit atau sekitar 4.51 persen.

Melihat lima mobil yang menempati posisi teratas dapat disimpulkan bahwa pasar Indonesia lebih menyukai model mobil MPV dengan kapasitas 7 penumpang. Minat masyarakat terhadap mobil tersebut memang tidak lepas dari harga yang terjangkau untuk mobil sekelas MPV. Pemerintah juga tidak memberatkan pengguna karena pajak yang harus dibayarkan tergolong ringan.

Bocoran MPV Terbaru Dari Renault, Bakal Masuk Ke Indonesia Tidak ?

Akhirnya informasi terkait mobil baru yang akan dikeluarkan Renault di Indonesia semakin jelas. Mobil baru tersebut kabarnya akan menyasar segmen MPV dimana mobil tersebut memiliki kode RBC dan memiliki nama Triber.

Berita ini bukanlah hoax semata, pasalnya informasi ini langsung dikeluarkan oleh Renault India yang merupakan “rumah” bagi kendaraan Renault itu sendiri. Dengan adanya informasi tersebut, bukan tidak mungkin jika nantinya mobil ini akan masuk ke pasar Indonesia.

Menurut lansiran Autocar India, kemungkinan Renault Triber akan hadir di bulan Juni 2019 mendatang. Namun hingga saat ini belum banyak informasi yang bisa digali terkait spsifikasi maupun serba serbi tentang MPV terbaru dari Renault tersebut.

Namun ada sedikit bocoran terkait mobil ini dimana platform yang digunakan akan terlihat lebih segar berkat kerjasama Nissan dengan Renault. Berbeda dengan Datsun Go +, untuk Triber tampaknya akan dibuat dengan sentuhan kemewahan melalui lampu LED dan DRL serta dual tone interior yang dapat memberikan kenyamanan tersendiri bagi pengendara maupun penumpang.

Tidak sampai disitu saja, instrumen hiburan juga akan dihadirkan pada mobil ini, mulai dari konektivitas sistem hiburan hingga fitur menarik seperti kamera belakang, sensor parkir, serta airbag pada bagian samping.

Sebenarnya Renault Triber rencananya akan diperkenalkan pada ajang IIMS 2019, namun karena ada sedikit kendala, akhirnya perkenalan mobil ini diundung hingga pertengahan tahun 2019 mendatang.

Apakah Mitsubhishi Triton Absolute Akan Masuk Ke Indonesia ?

Tidak hanya Toyota saja yang memamerkan mobil gahar terbaru mereka di ajang Bangkok International Motor Show 2019, Mitsubishi juga turut memperkenalkan mobil terbaru mereka, yakni Mitsubishi Triton Absolute. Mobil ini hadir dengan desain yang sangat kokoh dan terkesan “macho”. Mobil ini memang dibuat untuk melewati segala medan, termasuk medan yang berat.

Pameran Triton Absolute tentunya mendapatkan perhatian lebih dari publik Indonesia. Banyak yang bertanya apakah mobil yang satu ini akan hadir di Indonesia. Melihat banyaknya pertanyaan publik terkait hal ini, pihak PT MMKSI lantas memberikan komentar lebih lanjut.

Irwan Kuncoro selaku Director Sales & Marketing Division PT MMKSI memberikan informasi bahwa pihaknya belum bisa memastikan apakah nantinya Absolute Triton akan dibawa masuk ke Indoneisa atau tidak. Meski begitu, mereka akan melakukan pemantauan dan penelitian lebih lanjut terkait permintaan pasar di Indonesia.

Hasil gambar untuk mitsubishi triton absolute

“Kita tunggu saja. Kalau melihat pasar Indonesia, mungkin tidak banyak yang suka dengan model mobil seperti ini. Tapi akan kita tinjau lebih dalam, bukan tidak mungkin juga kita akan masukkan Absolute Triton ke Indonesia.”

“Triton model lawas market sharenya sudah 60 persen lebih, sudah jadi nomor satu di Indonesia.”

Absolute Triton menggunakan rangka yang sangat kokoh serta desain yang gahar untuk menekankan sisi “macho” dari mobil itu sendiri. Fitur yang dibawa juga sangat lengkap sehingga banyak orang yang suka dengan model yang satu ini, terlebih lagi di Thailand yang notabene jalur yang dilalui terbilang berat. Kita tunggu saja apakah mobil ini akan masuk ke Indonesia atau tidak.

Apa Jadinya Jika Daihatsu Sirion Dimodifikasi Oleh Wanita Berhijab ?

Biasanya modifikasi mobil dilakukan oleh kaum pria, tetapi bagaimana jika wanita yang melakukan modifikasi ? Jehan, wanita asal Bandung berhasil menyulap Daihatsu Sirionnya menjadi mobil yang sangat manis serta futuristik.

Tidak hanya bagian eksterior nya saja yang diubah, bahkan bagian dapur pacu hingga interiornya juga tidak luput dari rombakan Jehan.

“Saya pakai konsep yang elegan. Soalnya konsep elegan jauh lebih enak dilihat daripada street racing. Kalau masalah biaya sepertinya sudah lebih dari 300 juta. Untuk mesinnya juga diganti menjadi YRV Turbo dengan kapasitas 1.800 cc. Untuk tenaganya sih belum dicoba bisa mencapai angka berapa,” ungkap Jehan ketika ditanya mengenai perubahan apa saja yang diterapkan pada mobilnya.

Hasil gambar untuk daihatsu sirion JEHAN

Untuk bagian eksterior, Jehan mengaplikasikan cat warna pink yang mengkilat. Untuk menggunakan warna pink, Jehan juga harus mengganti warna mobil pada STNK. Hal ini dilakukan agar warna di STNK sama dengan warna mobil yang ia modifikasi.

Jehan mengaku mobil modifikasinya tersebut tidak hanya dipamerkan saat lomba atau kompetisi saja, mobil tersebut juga digunakan untuk aktivitas harian. Selain memodifikasi interior dan eksterior, Jehan juga melakukan perombakan pada bagian sound system. Jika bagian belakang mobil dibuka, kita akan melihat kerlap kerlip lampu LED yang elegan serta sound system yang memenuhi bagian belakang mobil.

“Untuk velg mobil saya pakainya 18 ET Minus 22 mm untuk bagian depan dan 33 mm untuk bagian belakang. Untuk ban depan belakang ukuran 215/35 ngerjainnya enam bulan. Soalnya kolongna kecil, terus mau masukin velg besar, jadinya pengerjaannya lama soalnya susah.”

Jehan bersama Sirion modifikasinya.

“Saya juga menambahkan wide body supaya terlihat proporsional. Saya pakai yang body pelat bukan fiber,” ungkap Jehan.

Ternyata dunia modifikasi tidak hanya digemari kaum pria saja, bahkan kaum wanita juga senang dengan dunia modifikasi. Kalau kalian tertarik dengan modifikasi atau lebih suka original ?

Prototype Nissan GT-R50 – Mobil Dengan Tenaga Mencapai 710 tk

Nissan baru saja merayakan ulang tahun ke-50 mereka untuk seri Nissan GT-R. Untuk merayakan ulang tahun mobil sport keren yang satu ini, pihak mengeluarkan Nissan GT-R50 yang menjadi edisi ultra limited dengan kekuatan mencapai 710 tk. Mobil sport ini mendapatkan inspirasi dari Nissan GT-R Nismo dan menjadi mobil Nissan tercepat saat ini.

Nissan GT-R50 Prototype.

Peluncuran mobil ini di Eropa akan dilakukan beberapa minggu kedepan. Sayangnya menurut lansiran pihak Autoexpress, belum ada kepastian apakah mobil ini nantinya akan tersedia di pasaran atau menjadi mobil yang akan diluncurkan di masa depan. Masalahnya mobil yang akan diperkenalkan nanti masih berupa prototype.

Nissan GT-R50 Prototype.

Nissan GT-R50 merupakan mobil yang ditangani oleh Italdesign yang berkolaborasi dengan Nissan Design Centre yang berada di London serta Amerika. Nissan GT-R50 tampil dengan kombinasi sempurna cat Striking Liquid Kinetic Grey yang dipadukan dengan list emas. Dengan kombinasi warna tersebut, Nissan GT-R50 mampu tampil dengan sangat apik bak seekor singa yang sedang mengaum.

Nissan GT-R50 Prototype.

Ada sedikit penuruan pada bagian atap, untuk GT-R50 memiliki atap yang 54mm lebih rendah ketimbang GT-R seri lainnya. Dengan penurunan ini, GT-R50 tampil lebih ramping tanpa membuang kegagahannya. Pada bagian sayap belakang terdapat empat lampu bundar yang mencirikan mobil GT-R.

Nissan GT-R50 Prototype.

Sebagai tambahan, Nissan juga memasang turbo charge serta intercooler yang besar disertai dengan upgrade dari injektor bahan bakar serta piston yang berdampak pada output dengan kekuatan mengerikan. Untuk sisi gearbox, Nissan memberika 6 percepatan serta dilengkapi rem Brembo pada bagian roda. Dengan kombinasi mesin yang mengerikan serta design yang sangat elegan, wajar mobil ini mendapat sorotan dari berbagai pihak, termasuk pecinta mobil sport di Indonesia.

Dayang Luncurkan Mobil Yang Jadi Tiruan Suzuki Jimny

China sudah sangat terkenal sebagai negara yang ahli dalam meniru suatu barang, mulai dari gadget hingga otomotif. Bayangkan saja, baru saja Suzuki Jimny diluncurkan, China juga meluncurkan tiruan yang memiliki tiruan yang bisa dikatakan hampir sempurna.

Dayang Motorcyle merupakan produsen yang memproduksi mobil tiruan ini. Mobil ini diberi nama Chok G1. Berbeda dengan Jimny yang menggunakan mesin berkualitas, mobil ini hanya dibekali mesin listrik sebagai alat penggeraknya.

Dayang sendiri tidak bisa membuatnya mirip 100% dengan Suzuki Jimny, mereka hanya meniru 90% saja. Ini dikarenakan mereka tidak bisa mengkopi design nya secara keseluruhan karena dapat dituntut oleh pihak Suzuki nantinya.

Gambar terkait

Jika diperhatikan secara detail, ada beberapa perbedaan yang bisa kita temukan. Untuk bagian gril, model dan juga bumper belakang tentu sama percis dengan Suzuki Jimny, tapi dari segi mesin, Dayang Chok G1 hanya menggunakan mesin berkapasitas 1,2 liter dengan power 85 tenaga kuda.

Bahkan mereka hanya menyematkan mesin listrik yang mampu mencapai tenaga 8 hp saja. Mau tahu kecepatan tertinggi yang mampu diraih mobil ini ? 46 km/h saja ! Dengan spesifikasi yang sangat rendah seperti ini, mobil ini hanya dibanderol dengan harga 44.800 RMB atau sekitar 96 juta Rupiah. Harga yang tidak murah untuk mobil sekelas ini. Tapi jika dibandingkan dengan Suzuki Jimny yang dibanderol dengan harga 160.800 RMB, tentu perbedaan ini sangatlah besar.

Dayang Chok G1 juga tidak menyediakan ban ganti di bagian belakang mobil, berbeda dengan Suzuki Jimny yang menyediakan ban ganti. Mungkin Dayang menganggap “konde” pada mobil adalah hal kuno yang harus dibuang, entahlah.

Konsumen Mulai Bosan Dan Minta Avanza Diberi Penyegaran Baru

PT. Toyota Astra Motor mengaku bahwa pelanggan dan peminat Toyota Avanza mulai berkurang. Ini disebabkan mereka merasa bosan dengan apa yang ada pada Avanza sehingga mengharuskan PT.TAM untuk melakukan pembenahan agar pelanggan tidak merasa bosan dengan mobil tersebut.

“Banyak konsumen loyal untuk produk Avanza. Pelanggan mempercayai kami tidak hanya dari sisi kualitas tapi dari sisi after sales juga disukai oleh pelanggan. Tetapi saat ini mereka mengaku bosan dengan tampilan yang ada pada Toyota Avanza. Ini yang akan kami fokuskan sekarang, memberikan penyegaran terhadap mobil Avanza agar konsumen tidak merasa bosan,” ungkap Fransiscus Soerjopranoto selaku Executive General Manager PT TAM.

Tentunya perubahan ini perlu melalui berbagai riset agar tidak “miss” ketika diproduksi. Pihak Toyota tidak ingin produk yang nantinya mereka keluarkan hanya laku di awal peluncurannya saja.

Hasil gambar untuk toyota avanza indonesia 2018

“Perlu melewati bermacam riset. Kami tidak mau mengeluarkan produk berdasarkan feeling saja, harus ada data jelas sebelum meluncurkan produk.”

“Memang Avanza membutuhkan penyegaran, khususnya dibagian eksterior. Itu yang akan menjadi fokus kami sekarang. Saat ini masyarakat senang dengan jenis MPV yang fungsional serta memiliki performa mesin yang kuat.”

“Yang pasti nanti akan kami perbaharui. Coba kita lihat contoh sebelumnya, Toyota Rush, kita romak eksteriornya lalu boom ! Meledak di pasaran. Nah kami mau yang seperti ini, perubahan yang disenangi masyarakat. Saat ini sedang kami riset, mungkin akhir tahun ini sudah bisa dipasarkan,” tutup Fransiscus.

Avanza Saingi Penjualan Xpander Di Kuartal Pertama 2019

Sebelumnya penjualan Toyota Avanza memang sedang lesu. Ini disebabkan Avanza kalah pamor ketimbang brand kompetitornya, Mitsubishi Xpander. Kepopuleran Mitsubishi Xpander mampu menggeser posisi penjualan pertama di Indonesia. Tetapi hal itu ternyata tidak berlangsung lama, pasalnya penjualan Toyota Avanza dari bulan Mei lalu hingga sekarang mengalami peningkatan kembali dan merajai pasar mobil di tanah air.

“Penjualan mengalami peningkatan hingga 30%. Untuk total penjualan Toyota secara retail mencapai 9,6%, hampir menyentuh angka 33 ribu. Sedangkan di akhir Desember kemarin terjual sekitar 9.500 unit,” ungkap Henry selaku Wakil Direktur PT Toyota Astra Motor Indonesia.

Peningkatan penjualan ini dikarenakan masyarakat lebih membutuhkan mobil yang fungsional ketimbang hanya sekedar design ataupun model. Seperti yang kita ketahui, Toyota Avanza menjadi mobil sejuta umat yang dapat digunakan untuk berbagai aktivitas. Selain itu Toyota Avanza juga mampu memuat banyak orang sehingga lebih efisien untuk digunakan.

“Kami harap penjualan ini dapat terus stabil hingga akhir tahun. Kita juga memberikan banyak promo yang menarik dan berguna bagi para pembeli,” lanjut Henry.

Persaingan mobil untuk kelas SMPV memang sangat ketat. Banyak brand-brand mobil ternama yang ikut meramaikan segmen pasar ini, mulai dari Mitsubishi dengan Xpander, Toyota dengan Avanza, Honda dengan HRV serta brand lainnya seperti Datsun juga ikut meramaikan pasar ini. Dari semua tipe dan merk yang ada di pasaran, Toyota Avanza masih menjadi pilihan bagi kebanyakan masyarakat Indonesia.

Honda Hadirkan Civic Turbo Di Pasar Indonesia

Tidak hanya membawa penyegaran untuk Mobilio saja, PT Honda Prespect Motor juga memberikan penyegaran terbaru untuk sedan premiumnya, yakni Civic. Pada tanggal 21 Februari 2019 kemarin, Honda secara resmi memperkenalkan New Honda Civic 1.5L Turbo.

“New Honda Civic 1.5L Turbo merupakan mobil dengan reputasi yang cukup dahsyat di berbagai negara. Salah satu negara yang sangat welcome dengan mobil ini adalah Indonesia. Kami memberikan penyegaran baru untuk ivic dengan memberikan perubahan pada bagian eksterior dan juga interior. Mobil ini memberikan kesan mewah namun juga sporty,” ungkap Takehiro Watanabe selaku President Director PT HPM.

Sebenarnya jika ditelaah lebih jauh, perubahan yang ada pada New Civic ini tidaklah signifikan. Namun pada bagian depan mobil terlihat kesan yang lebih aerodinamis dengan penyematan bemper depan yang lebih sporty. Selain itu Honda juga memberikan garnish chrome pada bagian LED Fog Light.

Dibagian interiornya sendiri kita bisa melihat kesan yang lebih agresif. Honda memberikan motif baru dengan garis tengah pada bagian jok yang menambah kesan elegan pada bagian interior New Civic. Mobil ini juga sudah dilengkapi 4 Way Front Passenger Power Seat Adjuster yang dapat memberikan posisi yang lebih nyaman kepada penumpang.

New Honda Civic 1.5L Turbo akan dibanderol dengan harga 507 jtuaan OTR Jakarta. Untuk daerah lainnya akan ada perbedaan harga dengan yang ada di Jakarta.

Toyota Rush Dan Daihatsu Terios Alami Peningkatan Harga

Kenaikan harga sebuah produk itu sudah menjadi hal yang wajar terjadi, termasuk untuk urusan otomotif. Di era yang serba maju seperti sekarang ini, biaya pajak dan produksi memang mengalami kenaikan yang cukup signifikan sehingga membuat produsen otomotif mau tidak mau harus menaikkan harga jual produk mereka, termasuk pabrikan Toyota dan Daihatsu untuk segmen Low SUV.

Sebenarnya produsen lainnya seperti Suzuki dan Honda juga sudah menaikkan harga beberapa produk yang dijual, kali ini giliran Toyota dan Daihatsu yang melakukan sedikit kenaikan harga untuk LSUV mereka, produk mereka yang mengalami kenaikan adalah Rush dan Terios.

Menurut informasi yang ada saat ini, PT Toyota Astra Motor ( TAM ) menaikkan harga sekitar 1,5 juta untuk setiap variannya, sedangkan Terios juga mengalami peningkatan dimana untuk varian termurahnya sebelumnya dibanderol di angka 197.300.000 naik menjadi 202.300.000.

Terkait kenaikan harga tersebut, Amelia Tjandra selaku Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor ( ADM ) membenarkan berita kenaikan harga tersebut.

“Kalau untuk kenaikan harga itu sudah biasa. Kita mengikuti BBN tiap tahun, berlaku untuk semua produk dan varian,” tutur Amel.

Namun peningkatan harga tersebut tidak berdampak pada total penjualan produk mobil tersebut. Pasalnya, meski mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan, peminat mobil keluaran Toyota dan Daihatsu tersebut tidak mengalami penurunan, bahkan penjualan unit tiap bulannya meningkat. Ini berarti minat masyarakat untuk kedua mobil di segmen LSUV tersebut masih tinggi.

Ferrari Limited Edition Hanya Tersedia Satu Unit Di Indonesia

Bagi kalian para penggemar mobil eksotis dan mewah atau siapapun yang senang dengan mobil mewah, kalian bisa melirik salah satu mobil keluaran Ferrari, yakni Ferrari 488 GTB 70th Anniversary yang dipamerkan di Indonesia International Motor Show ( IIMS ). Mobil keluaran Ferrari yang satu ini didatangkan oleh Glamour Auto Boutique. Keindahan mobil merah berlambang “kuda jingkrak” yang satu ini memang menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta mobil.

Mobil Ferrari 488 GTB 70th Anniversary merupakan mobil Ferrari yang unik dan langka, pasalnya Ferrari hanya memproduksi mobil ini beberapa ratus unit saja diseluruh dunia.  Untuk model yang dipamerkan di Indonesia hanya ada satu unit saja sehingga bagi siapa saja yang memiliki mobil ini akan terlihat sangat elegan. Pihak Glamour Auto Boutique ( GAB ) membanderol mobil ini dengan harga 12.5 miliar rupiah. Harga yang sepadan untuk mobil langka yang satu ini.

“Ferrari edisi ini sangat spesial, tenaganya juga lebih powerfull, bisa sampai 510 HP. Sampai sekarang masih kita pasarkan. Sebenarnya mobil ini lebih cocok menjadi barang koleksi, soalnya ini unitnya terbatas dan tidak banyak dijual di dunia. Mobil ini cuma bisa ditemukan di booth kami saja,” ungkap Indah selaku supervisor marketing GAB kepada pihak Kompas.

Pada IIMS, pihak GAB memang ingin tampil menawan, mereka membawa beberapa mobil koleksi yang tidak kalah kerennya. Selain memamerkan Ferrari 488 GTV 70th Anniversary, mereka juga memamerkan Abarth Biposto Record serta Land Rover Defender Heritage. Sungguh mobil yang cocok untuk dikendarai oleh para sultan !

Ford Shelby GT350R Mustang, Keren !

Di tahun 2015 silam, Ford telah memperkenalkan muscle car modern terbaru mereka melalui ajang Detroit Motor Show yang digelar di Amerika Serikat. Pada ajang bergengsi tersebut, mereka memperkenalkan mobil muscle car yang bernama yang diberi nama Ford Shelby GT350R.

Tidak butuh waktu lama hingga pihak Ford memproduksi mobil tersebut. Pada awal Mei 2015 lalu, mereka menginformasikan bahwa mobil tersebut akan mulai dijual. Menariknya, unit yang dijual sangatlah terbatas, Ford Shelby GT350R Mustang hanya tersedia sebanyak 37 unit saja di dunia !

Produk yang paling gahar dan keren dari Ford memang berasal dari keluarga Mustang. Performa mesin yang digunakan sangat powerfull, belum lagi kegagahan desain body mobil yang membuat siapa saja akan jatuh cinta pada mobil tersebut. Ford Shelby GT350R dilengkapi mesin V8 yang mampu memuntahkan tenaga hingga 500 hp !

Ford Shelby GT350R Mustang hadir tanpa kursi belakang yang berarti hanya bisa menampung dua orang saja. Velg ban yang digunakan dilapisi karbon sehingga terlihat sporty namun elegan. Mesin V8 yang ada pada mobil ini juga sudah mendapatkan konfigurasi naturally aspirated yang dapat memberikan tambahan tenaga bagi mobil ini.

Karena unitnya yang sangat terbatas, banyak kolektor yang rela menggelontorkan banyak uang untuk bisa memiliki mobil ini. Sayangnya mobil ini tidak tersedia di Indonesia dan jika ada yang ingin membelinya dari luar, tentunya pajak yang harus dibayar akan sangat mahal.

Rumor: Ertiga Crossover Akan Hadir Di Indonesia

Harus kita akui bahwa salah satu produk Suzuki yakni Ertiga berhasil menuai kesuksesan di India. Tidak sampai disitu saja, karena kesuksesan tersebut beredar kabar yang mengatakan pihak Suzuki akan meluncurkan Ertiga versi Crossover. Jika memang kabar berita ini bukan hoax, tentu hal ini akan menambah nilai jual dari Ertiga itu sendiri.

Berdasarkan laporan yang didapatkan dari Autocarindia.com, Suzuki akan menghadirkan Ertiga Crossover pada akhir tahun 2019. Di Indonesia sendiri juga sedang beredar kabar bahwa PT Suzuki Indomobil Sales ( SIS ) selaku pemegang merk Suzuki di Indonesia juga dikabarkan akan menghadirkan produk ini di pasar nasional.

Menurut sumber yang sama, nantinya Ertiga Crossover akan menggunakan konsep yang tidak berbeda jauh dengan Suzuki Ertiga versi biasa. Harold Donnel selaku Head of Brand Development and Marketing Research 48 PT SIS juga memberikan klarifikasi terkait berita tersebut dimana dirinya mengatakan bahwa pihaknya akan mencoba untuk memenuhi permintaan pasar.

“Kalau versi Crossover itu awalnya dari India. Saat ini dalam tahap pengembangan, nanti kita sesuaikan dengan market dan kebutuhan yang ada di Indonesia.”

“Jujur kalau di Indonesia masih belum kesana. Tapi kalau untuk Crossover masih ada SX4. So far penjualannya juga masih mencapai target.”

“Tapi ya kalau memang ada permintaan pasar dan peminatnya cukup tinggi, bukan tidak mungkin versi Crossover akan kami bawa ke pasar Indonesia.”

Model Lamborghini Termahal Di Dunia

Lamborghini merupakan mobil yang tercipta berkat hinaan yang dikeluarkan oleh Enzo Ferrari. Dulunya Lamborghini merupakan mobil berjenis truk. Seiring berjalannya waktu, Lamborghini berubah menjadi merk mobil sport yang sangat terkenal di dunia.

Selayaknya mobil sport mewah, Lamborghini dibekali desain bodi yang sangat keren dan mempesona yang mampu mengundang decak kagum orang yang melihatnya. Berikut ini tipe Lamborghini termahal yang ada di dunia.

1. Lamborghini Veneno Roadster

Lamborghini jenis ini sangatlah limited karena hanya diproduksi 9 unit saja. Dengan mesin V12 6.5 liter, Veneno Roadster dapat menempuh 0 – 100 km/h hanya dalam waktu 2,75 detik saja ! Mobil ini mampu berlari hingga 355 km/h. Melihat kemewahan dan performanya yang mengerikan, mobil ini dibanderol dengan harga 5.6 juta USD atau sekitar 72 miliar rupiah.

2. Lamborghini Veneno

Berbeda dengan Veneno Roadster yang menjadi tipe limitednya, untuk Lamborghini Veneno versi biasanya menggunakan mesin V12 6.5 liter yang mampu mencapai 740 HP. Dari 0 – 100. Veneno hanya membutuhkan waktu 2,9 detik saja. Mobil ini dilengkapi transimisi 7 pecepatan semi otomatis. Lamborghini Veneno dibanderol dengan harga 5.3 juta USD atau sekitar 68 miliar rupiah.

3. Lamborghini Egoista Concept

Sesuai dengan namanya, Lamborghini tipe ini hanya dikhususkan untuk satu penumpang. Bahkan kita tidak bisa menemukan adanya pintu di mobil ini. Untuk dapat naik ke Egoista, pengemudi perlu membuka kaca jendela yang dapat terbuka layaknya pesawat jet. Mobil ini bermesin V10 5,2 liter dan dibanderol dengan harga 3 juta USD atau sekitar 39 miliar rupiah.

4. Lamborghini Sesto Elemento Concept

Mobil ini pernah dipajang di Paris Motor Show 2010 lalu. Kecepatan maksimal yang mampu ditempuh mobil ini adalah 297 km/h dimana bodi mobil ini dibuat dengan bahan full carbon sehingga bobotnya ringan. Untuk melesat dari 0 hingga 100, mobil ini hanya membutuhkan waktu 2,5 detik saja. Mobil ini hanya diproduksi sebanyak 20 unit dan dibanderol dengan harga 2.8 juta USD atau sekitar 36 miliar rupiah.

Simak Cara Perawatan Mesin Diesel Agar Tetap Bekerja Optimal

Mobil dengan mesin diesel sangat jarang diminati oleh konsumen. Kebanyakan konsumen lebih menyukai mesin dengan bahan bakar bensin. Perawatan hingga suku cadang yang gampang dicari dan terjangkau merupakan alasan mobil mobil bensin jauh lebih dinikmati.

Selain itu, banyak variasi bentuk dan model yang di tawarkan oleh mobil bensin. Meski kurang peminat mesin diesel sebenarnya lebih menyenangkan untuk dikemudikan sebab mesin diesel mempunyai tenaga yang jauh lebih kuat dan bandel jika dibandingkan dengan mesin bensin.

Mobil dengan mesin diesel kini sudah mempunyai teknologi yang baik yakni commonrail dan turbo. Teknologi terbaru mesin diesel ini tidak kalah dengan teknologi yang ada pada mesin bensin. Mobil bermesin diesel memerlukan perawatan mesin yang ekstra hati hati karena teknologi terbaru saat ini membuat mesin tidak akan sejorok mesin mesin diesel yang lama. Hal yang perlu di perhatikan saat merawat mobil bermesin Diesel adalah sebagai berikut.

Pelumas merupakan hal yang penting untuk membuat mesin mobil dapat bergerak dengan optimal. Pelumas di butuhkan oleh mesin untuk menjaga suhu dan tekanan yang ada pada mesin saat bekerja. Pelumas yang di pergunakan pada mobil bermesin diesel harus encer sebab teknologi terbaru turbocharger menghasilkan suhu dan tekanan yang tinggi.

Mobil bermesin diesel menggunakan bahan bakar solar dan bahan bakar yang dipergunakan untuk mobil harus berkualitas agar mesin mobil tetap terjaga. Solar yang berkualitas rendah mempunyai kandungan sulfur yang tinggi sehingga dapat menyebabkan filter mesin tersumbat dan rusak.

Toyota Avanza Facelift 2019 Gagal Tarik Konsumen

Dua produk Low MPV yang menjadi pusat pembicaraan di tahun 2019 adalah Toyota Avanza Facelift dan juga Daihatsu Xenia Facelift. Toyota Avanza Facelift 2019 jgua dianggap sebagai pesaing terberat untuk Mitsubishi Xpander.

Terkait kehadiran Toyota Avanza Facelift 2019 ini, Naoya Nakamura selaku Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia ( MMKSI ) menjelaskan bahwa inovasi yang dilakukan produsen otomotif merupakan hal positif untuk perkembangan dunia otomotif di tanah air. Naoya Nakamura juga mengucapkan selamat kepada Toyota untuk peluncuran produk barunya tersebut.

“Perubahan pada Toyota Avanza dan Xenia adalah hal yang ditunggu oleh konsumen. Setelah kami meluncurkan Xpander, segmen untuk Low MPV jadi semakin besar di tanah air. Kami berharap segmen ini juga berpengaruh positif untuk Mitsubishi.” ungkap Nakamura.

“Hanya saja ketika saya melihat langsung, impresi saya tidak ada yang berubah secara signifikan. Jika saya melihat desain yang dibawa oleh Toyota, saya melihat konsumen akan merasa ada yang kurang dan akan beralih ke Xpander,” lanjut Nakamura.

Nakamura juga menganggap hal ini dapat menjadi peluang besar bagi Mitsubishi untuk menggaet lebih banyak calon konsumen. Selain itu Avanza-Xenia juga dianggap minim fitur sehingga konsumen akan berfikir dua kali sebelum membelinya.

Tidak hanya itu saja, Avanza-Xenia Facelift 2019 juga dianggap minim fitur keselamatan, berbeda dengan Mitsubishi Xpander yang sudah melengkapi fitur keselamatan demi kenyamanan dan keamanan dalam berkendara.

 

Mobil Ferrari Termahal Di Dunia Mencapai 1 Triliun Rupiah !

Salah satu produsen super car paling ternama asal Italia, Ferrari baru saja membuat heboh pasar otomotif dunia. Pasalnya salah satu produk keluaran mereka mendapatkan nominasi sebagai mobil termahal di dunia. Bahkan rekor yang didapatkan mobil ini 2x lipat lebih tinggi dibanding rekor sebelumnya.

Menurut lansiran pihak Top Gear, mobil Ferrari yang menyabet rekor mobil termahal adalah mobil lawas yang diproduksi tahun 1963 dulu. Mobil ini bernama Ferrari 250 GTO. Angka jual mobil ini bahkan mencapai 972 miliar Rupiah, nyaris menginjak angka 1 triliun !

Yang membuat nilai mobil ini sangat tinggi adalah pendeknya waktu produksi mobil ini pada masanya dulu. Bayangkan saja, mobil ini hanya diproduksi sebanyak 39 unit saja, wajar saja mobil ini menjadi salah satu barang yang paling dicari oleh kolektor mobil antik.

Mobil ini dilengkapi mesin V12 dengan tenaga 300HP serta mampu mencapai kecepatan maksimal hingga 174 mpj atau sekitar 280 kpj. Meski jadul, mobil ini memiliki kekuatan yang luar biasa ( jika dilihat pada masanya dulu ).

Selain langka, mobil ini juga memiliki cerita sejarah yang menarik. Pasalnya dulu mobil ini pernah mengikuti kompetisi Tour de France dan berhasil memenangkannya sehingga daya tariknya semakin kuat bagi para kolektor.

Orang yang memiliki mobil ini beranama David MacNeil, ia adalah CEO dari Weater Tech. Salah satu produk yang dikeluarkan oleh perusahaan ini adalah karpet mobil waterproof.

Xpander Masih Jadi Andalan Mitsubishi Demi Alami Kenaikkan Harga

Seperti yang kita tahu, tahun 2018 kemarin Mitsubishi berhasil meraih rekor yang cukup mengejutkan dimana penjualan mobil LMVP mereka, Xpander mencapai angka yang sangat tinggi. Bahkan mereka mampu merebut tahta Toyota Avanza dari posisi puncak. Jika kita melihat umur Xpander yang masih tergolong baru, angka tersebut tentu mengejutkan banyak kompetitor otomotif lainnya.

Irwan Kuncoro selaku Director of Sales & Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia ( MMKSI ) memberikan komentar terkait hal tersebut. Irwan menjelaskan bahwa Xpander menjadi penyumbang kontribusi terbesar bagi Mitsubishi untuk saat ini dengan total distribusi mencapai 115.000 unit.

“Xpander merupakan SMPV unggulan dan dapat diterima oleh masyarakat dengan sangat baik. Tentu ini tidak lepas dari kecocokan desain, fitur, performa serta kenyamanan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia,” tutur Irwan dalam siaran resmi Mitsubishi yang dilakukan pada hari jumat 11/1/2019 kemarin.

Meski berhasil mendapatkan angka penjualan yang sangat tinggi pada 2018 lalu, namun untuk tahun ini tampaknya Mitsubishi akan mengalami hambatan, pasalnya pihak Mitsubishi memutuskan untuk menaikkan harga jual Xpander. Ini tentu dipercaya akan membawa dampak yang signifikan dimana kompetitor lainnya tengah menyiapkan mobil baru yang murah, bahkan Toyota yang menjadi rival terberat mereka tidak menaikkan harga jual Avanza dan Veloz 2019.

Melihat hal ini, Irwan masih optimis Xpander dapat bertahan dan terus bersaing dengan brand kompetitor lainnya. Salah satu cara yang diambil oleh Mitsubishi adalah menambahkan fitur-fitur baru yang dipercaya dapat menarik perhatian calon konsumen.

Child Safety lock – Fitur Keamanan Tuk Buah Hati

Saat melakukan perjalanan dengan mobil, apalagi bersama keluarga, tidak jarang kita sulit menjaga si kecil. Memang sudah sewajarnya seorang anak kecil ingin bermain ketika berada di mobil, terlebih lagi jika sedang dalam perjalanan jauh. Sangking aktifnya, kadang kita menjadi kesulitan dalam mengawasi si kecil. Yang fatalnya lagi jika si kecil tidak sengaja membuka pintu mobil, tentunya akan berbahaya bagi si kecil dan juga pengguna jalan lainnya.

Oleh sebab itu sebagai orang tua, kita perlu memahami fitur yang bernama child safety lock. Fitur ini merupakan fitur yang ada pada mobil kita. Fungsinya apa ? Fungsinya adalah kita tidak bisa membuka pintu mobil dari dalam. Dengan aktifnya fitur ini, kita tidak perlu takut anak kecil secara tidak sengaja membuka pintu mobil.

Untuk mengaktifkan fitur ini, kalian bisa melihat dibalik jok kedua yang berada di tengah. Biasanya akan ada sebuah tuas kecil. Tuas tersebut digunakan untuk mengaktifkan fitur ini. Fitur ini dapat dipakai meski mobil dalam keadaan mati. Saat diaktifkan, semua akses pintu tidak akan bisa digunakan dari dalam. Untuk membuka pintu harus melalui gagang pintu yang terletak di bagian depan mobil.

Jika kita ingin membuka pintu, kita tinggal menurunkan jendela lalu meraih gagang pintu yang ada didepan. Meski terdengar ribet, tetapi fitur ini dapat meningkatkan keamanan didalam kendaraan. Lebih baik ketimbang pintu terbuka secara tidak sengaja bukan ?

Keunggulan Mini Cooper Countryman

Mini Cooper merupakan mobil yang masuk kedalam segmen premium. Harga yang ditawarkan untuk 1 unit Mini Cooper terbaru cukup mahal sehingga mobil ini sering digunakan oleh kalangan menengah keatas. Dari semua jenis Mini Cooper yang ada di Indonesia, mungkin yang paling terkenal adalah Mini Cooper Countryman. Sebenarnya hal menarik dari seri ini adalah proses pembuatannya yang dilakukan di Indonesia. Lalu kelebihan apa saja yang ada pada Mini Cooper Countryman ?

Untuk sisi pintu bagasi yang ada pada Mini Cooper Countryman sudah menggunakan sistem elektrik. Ini berarti kalian tidak perlu menyentuh bagasi untuk bisa membuka pintu bagasi. Selain lebih efisien, tentunya sistem elektrik semacam ini membuat mobil kalian terlihat lebih keren.

Mini Cooper Countryman juga memiliki fitur Picnic Bench. Apa itu ? Picnic Bench adalah kursi yang permukaannya fleksibel sehingga dapat ditarik dan juga dilipat dari kompartemennya. Jika kalian ingin beristirahat disamping jalan, kalian bisa menggunakan fitur ini. Kursi yang dikeluarkan nantinya bisa ditempati oleh dua orang.

Sebagai mobil baru, tentunya mesin yang digunakan juga mesin terbaru. Mobil yang satu ini menggunakan mesin 1,5 liter Mini TwinPoker Turbo 3 Silinder yang dapat memuntahkan 136 hp serta torsi mencapai 220 Nm. Powerfull bukan ?

Fitur yang ada pada mobil juga cukup menarik, misalnya saja fitur Park Distance Control, Parking Assistant dan Head-Up Display. Untuk bagian infotaiment, didalam dashboard mobil terdapat layar sentuh berukuran 8,8 inci dengan fitur wireless charging. Keren bukan ? Harga mobil ini mencapai angka Rp 865 juta Rupiah OTR.

Suzuki Jimny Generasi Terbaru Siap Mengaspal Februari 2019

Kabar mengenai peluncuran Suzuki Jimny generasi terbaru semakin gencar diberitakan.Bahkan pemesanannya sudah dibuka sejak Oktober 2018 lalu. Tampaknya minat masyarakat Indonesia untuk mengendarai mobil bergaya Jeep namun dengan balutan design yang trendy masih cukup tinggi.

PT Suzuki Indomobil Sales bahkan sudah menutup jalur pemeasanan Suzuki Jimny generasi terbaru. Hal ini dilakukan karena pesanan yang membeludak. Menurut kabar yang beredar, Suzuki Jimny dibanderol dengan harga 300 jutaan hingga 400 jutaan untuk varian tertingginya.

“Info terakhir yang kami dapatkan, jumlah pesanan sudah mencapai 1000 unit, namun unit yang tersedia hanya 900. Jadi kami minta maaf untuk yang tidak bisa melakukan pemesanan,” ungkap pihak Suzuki Indonesia.

Namun salah satu sales Suzuki yang ada di Kebon Jeruk-Jakarta mengatakan bahwa mobil ini tetap dapat dipesan dengan persyaratan memberikan uang DP sebesar 5 juta Rupiah. Namun menurut perkataan sales yang tidak ingin disebutkan identitasnya tersebut, ia tidak dapat memastikan kapan Suzuki Jimny akan masuk ke pasar Indonesia.

“Estimasinya memang meluncur tahun ini, tapi Suzuki Pusat masih belum memberikan kepastian. Tapi kalau mau pesan, bisa, namun harus memberikan uang muka sebesar 5 juta dan juga KTP,” ungkap sales Suzuki tersebut.

Ketika dimintai keterangan, pihak PT SIS malah tidak ingin menanggapinya. Mereka hanya mengatakan bahwa Suzuki Jimny akan hadir di Indonesia pada tahun ini, namun belum ada kepastian kapan mobil ini akan mengaspal di tanah air.

“Untuk yang edisi 2019 masih belum bisa berkomentar, doakan saja supaya cepat meluncur,” ungkap Harold Donnel selaku Section Head 4W Product Development PT SIS.

Rupiah Melemah, Harga BMW Tetap Stabil

Saat ini, nilai tukar Rupiah terhadap Dollar memang sedang melemah. Baru kali ini Rupiah melewati angka 15.000 per 1 USD. Hal ini membuat banyak produk mengalami peningkatan harga untuk menyesuaikan cost produksi. Bahkan sektor otomotif juga terkena dampak kenaikan harga ini.

Jika dibahas lebih dalam, kenaikan harga ini tentu menjadi hal yang meresahkan beberapa golongan, namun tidak semua produsen otomotif menerapkan kenaikan harga untuk produk yang mereka jual. Salah satu produsen yang tidak terpengaruh akan kenaikan harga ini adalah produsen mobil asal Jerman yang bernama BMW.

Jodie O’tania selaku Vice President of Corporate Communications BMW Group Indonesia menjelaskan bahwa untuk pasar BMW di Indonesia, acuan mata uang yang digunakan adalah Euro sehingga peningkatan harga Dollar terhadap Rupiah tidak berpengaruh terhadap harga produk yang mereka jual.

“Kalau dibilang impact kenaikan harga Dollar tentu ada, namun BMW telah melakukan berbagai cara untuk mengakali hal tersebut sehingga kenaikan tersebut tidak akan berimbas banyak terhadap harga jual BMW di pasar Indonesia maupun global,” ungkap Jodie saat ditemui di pabrik perakitan BMW, Sunter.

Jodie juga menambahkan bahwa nilai tukar Rupiah terhadap Euro masih kuat. Karena itu harga mobil BMW tidak ikut naik. Berbeda dengan produsen lainnya yang berpatokan dengan nilai tukar Dollar.

“Nilai tukar Rupiah untuk Euro masih cukup kuat, makanya harga bisa tetap kita jaga,” tutup Jodie.