Rossi Tolak Tawaran Jabat Tangan Dari Marquez

Carlyncs.com –  Balapan MotoGP kali ini akan digelar di Sirkuit San Marino pada akhir pekan ini, dimana kali ini masih Marc Marquez dan Valention Rossi yang terlibat aksi janggal di hadapan awak media. Marc Marques mengajak Valentino Rossi untuk berjabat tangan tetapi Rossi menolaknya dan tidak menatap kearahnya.

Marc Marques mengungkapkan kalau dirinya ingin berdamai dan mengakhiri permasalahan mereka dengan juara dunia asal Italia tersebut. Saat wawancara tersebut Rossi mengungkapkan bahwa dirinya sudah mendengarnya.

“Saya merasa tidak tahu apa-apa dan sedikit aneh, karena dalam realita kami berdua tidak memiliki masalah apapun. Tapi untuk apa saya harus berdamai dengan dia, karena bagi saya tidak ada masalah apa-apa,” ungkap Rossi saat konferensi pers tersebut.

Marc Marquez juga mengatakan mereka berdua sudah siap untuk berjabat tangan. “Menurut saya,dengan kondisinya baik-baik saja Rossi mengungkapkan tidak ada masalah. Namun tidak ada masalah juga bagi saya dan bagi saya,” ungkap Marquez.Marc Marquez memberikan sodoran tangan untuk berjabat tangan dengan Rossi, tapi Rossi tidak menyambut salaman tersebut.

Pembalap asal Italia itu hanya memilih untuk menyilangkan tangannya, dimana momen tersebut terjadi di depan awak media yang membuat suasana terasa canggung.

“Ini sudah menjadi yang kedua kalinya, hal yang bisa saya katakan, tidak masalah, saya akan tetap melakukan balapan seperti biasanya dan dengan cara yang sama,”ucap Marquez sambil tersenyum melihat Rossi.

“Kita berdua tidak mempunyai masalah,jadi tidak perlu bersalaman dan kami baik-baik saja.” ungkap Rossi.

Dimana pada balapan GP Argentina yang terakhir saat Marquez melaju debgab agresif dan mengenai Rossi. Namun dengan persaingan keduanya ini akan menjadi tontonan yang menarik saat balapan di GP San Marino yang akan berlangsung di Misano akhir pekan ini.

Ryan Giggs Minta Fans MU Bersabar dengan Ole Gunnar Solskjaer

Carlyncs.com – Legenda Manchester United, Ryan Giggs mengungkapkan penyampainya kepada Fans Manchester United saat ini. Pemain asal Wales tersebut meminta semua Fans MU untuk bersabar sedikit dengan Skuat Ole Gunnar Solskjaer.

Pada pertengahan Desember 2018 semalam, Manchester United akhir nya memecat Jose Mourinho sehingga Mu mengumumkan bahwa mereka sudah mengantikan Pelatih yang berasl dari Molde, Ole Gunnar Solskjaer yang menjadi pelatih Interim.

Ketika awal karir dari seorang Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih Interim, Solskjaer tergolong yang amat sukses mengubah Manchester United dari keadaan yang buruk menjadi hasil yang sangat positif. dari pertandingan kadang maupun tandang Mu selalu meraih kemenangan beruntung sampai sampai mereka bisa mengsingkirkan PSG di Liga Champions.

Namun dalam beberapa bulan terakhir ini malah penurunan Perfoma Manchester United sangat berdampak besar sehingga banyak Publik mendesak pada Manajemen Klub nya untuk turun dari jabatan nya saja.

Dengan menghadapai situasi terkini, Ryan Giggs lansgung meminta Para Fans MU untuk tidak langsung untuk mengadili seorang pelatih. karena seorang pelatih juga ingin melakukan yang terbaik untuk skuat nya. Ryan Giggs juga menilai bahwa mantan rekan tim nya itu juga berusaha keras untuk memperbaiki perfoma saat ini. jadi untuk itu ia sangat membutuhkan waktu untuk menujukan apa yang ia mau.

” Sudah 5 tahun terakhir ini sejak Sir Alex Ferguson pensiun , Manchester United sudah memiliki pemain campuran seperti di era David Moyes, Louis van Gaal adn terakhir Jose Mourinho. namun saat ini Solskjaer ingin mengembalikan di mana Manchester United ke permainan nya yang sebenarnya ” buka Giggs .

Giggs juga percaya bahwa untuk meraih kesuksesan kembali maka sangat membutuhkan waktu yang tidak sebentar. jadi untuk itu ia selalu berharap bahwa Para Fans untuk bersabar dan selalu memberikan dukungan penuh kepada Solskjaer.

Mobile The Best Mobil Keren Milik Presiden Donald Trump

Carlyncs.com– Mungkin bagi warga biasa, mobil hanya digunakan sebagai sarana transportasi. Namun bagi seorang presiden, mobil merupakan hal yang sangat penting dan krusial yang perlu diperhatikan. Terlebih lagi jika presiden yang dimaksud adalah presiden dari negara adidaya yang besar, contohnya Amerika.

Mobil yang digunakan oleh Donald Trump selaku presiden Amerika bukanlah mobil biasa, melainkan mobil khusus yang diciptakan untuk memberikan keamanan bagi presiden. Tidak hanya anti peluru saja, banyak aspek lain yang harus diperhatikan. Mengapa demikian ? Tentunya untuk menghadapi situasi tidak terduga. Yuk kita intip spesifikasi mobil kepresidenan Donald Trump.

The Beast yang digunakan oleh President Donald Trump memiliki bodi sekuat tank. Material yang digunakan adalah titanium, baja, alumunium dan juga keramik setebal 8 inci. Bahkan untuk pintu mobilnya sendiri merupakan pintu dengan material yang sama dengan pintu pesawat boeing 757.

Untuk sektor jendelanya, The Beast menggunakan kaca berbahan polikarbonat dengan ketebalan 5 inci. Kaca ini mampu menahan serangan peluru dari luar. Tidak hanya itu saja, bahkan peluru .44 untuk Magnum tidak dapat menembus kaca ini.

Ban yang digunakan pada The Beast menggunakan bahan kevlar dimana dengan bahan ini, ban mobil akan tahan dari tusukan dan juga serpihan benda tajam. Ban mobil ini juga tetap dapat berjalan meski kondisi karet luarnya sudah rusak.

The Beast memiliki semua kebutuhan darurat, misalnya saja kotak P3K, oksigen, alat pemadam, night vision, peluncur gas air mata hingga gattling gun pada bagian depan mobil. Bagian belakang mobil juga dipersenjatai dengan gattling gun untuk kemungkinan terburuk.

Untuk memastikan komunikasi dan pelacakan presiden tidak terputus, mobil ini sudah dibenamkan pelacak GPS yang langsung tersambung dengan Pentagon menggunakan hubungan satelit. Keren bukan ?

Mau Jadi Pemain Kelas Dunia? Rashford Disarankan Berguru ke Guardiola

Adrian Durham yang menjadi analis dari Primer League , mengatakan bahwa Marcus Rashford saat ini sudah bagus di Manchester United dan mungkin bisa menjadi pemain kelas dunia. namun itu pun harus di dukung oleh Pelatih kelas dunia seperti Josep Guardiola.

Marcus Rashford adalah pemain jebolan dari akademi milik Manchester United . walaupun begitu ia sudah menjelma menjadi pemain andalan Manchester United di bawah asuhan ole gunnar solskjaer.

Dalam beberapa bulan terakhir ini penampilan dari seorang Marcus Rashford cukup terbilang tidak mengesankan, namun ketika Manchester United bertandang ke Stamford Bridge ia menjadi pahlawan kemenangan dan membawa United menang dengan Skor 1-2 di ajang Carabao Cup.

Namun menurut seorang Adrian Durham bahwa Rashford tidak akan konsisten bermain selama ia masih tetap di Old Trafford , akan tetapi situasi akan berubah ketika sang pemain bersama Guardiola yang sebagai pelatih nya.

” Saya juga bepikir bahwa Rashford sudah bekerja keras dan sudah memberikan kemampuan nya untuk Manchester United, itu sudah bagus untuk nya. namun jika di bayangkan lagi ketika ia berada di Etihad bersama Pep Guardiola dalam beberapa tahun terakahir , coba bayangkan saja seberapa bagusnya untuk dia? Buka Durham .

” Saya juga berpikir bahwa ia merupakan pemain yang sangat tangguh di depan gawang , jadi bayangkan saja ketika ia bermain di Etihad yang di asuh oleh Guardiola . mungkin dia akan menjadi pemain yang mapan” lanjutnya.

Kemudian Durham mencontohkan seorang pemain Raheem Sterling. di mana saat di Liverpool ia menjadi pemain yang bagus namun ketika ia pindah ke Etihad dan di pimpin oleh seorang Guardiola ia menjadi pemain yang sangat tangguh.