Headrest Dapat Cegah Leher Patah Ketika Alami Benturan

Ketika seseorang sedang mengemudikan kendaraan, biasanya pengendara hanya akan berfokus pada kenyamanan berkendara. Sayangnya fokus yang dilakukan hanyalah seputar kenyamanan dalam memegang kemudi saja. Padahal dalam berkendara, ada satu poin krusial yang sering terlupakan, poin tersebut terletak di bagian headrest yang terpasang di jok duduk.

Menurut Kiyoshi Komoda selaku BMW Driver Instructor Japan, Kiyoshi mengatakan bahwa banyak pengendara yang melupakan poin penting ini. Biasanya orang awam menganggap headrest hanyalah aksesoris tambahan yang menambah kenyamanan ketika berkendara saja. Salah besar jika anggapan seperti itu masih digunakan, pasalnya headrest dapat meminimalis terjadinya patah leher ketika mobil mengalami benturan, khususnya kecelakaan.

“Untuk posisi headrest harus disejajarkan dengan kepala. Hal ini tidak bisa dianggap remeh ! Jika kalian menganggap remeh, bisa-bisa kalian mengalami patah leher ketika tabrakan. Headrest dapat berguna sebagai bantalan agar kepala pengendara bisa mendapatkan sandaran ketika tergoncang sehingga mengurangi “impact” yang terjadi,” ungkap Komoda ketika diwawancarai dalam sesi media test drive all new Series 5 yang dilakukan di Tokyo, Jepang.

Komoda menjelaskan banyak kecelakan mobil yang terjadi dimana pengendaranya meninggal seketika saat mengalami benturan. Oleh sebab itu perlu fokus ekstra pada bagian ini untuk meminimalis benturan keras yang terjadi saat mobil mengalami tabrakan. Dengan posisi headrest yang salah, saat kepala mengalami dorongan kebelakang, tidak ada media yang dapat meredam benturan tersebut sehingga berdampak langsung pada tulang leher.

Hasil gambar untuk headrest car

“Headrest harus diletakkan dibelakang kepala, tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah. Sejajarkan dengan telinga. Headrest dapat memberikan redaman benturan saat mobil mengalami tabrakan,” lanjut Komoda.

Selain itu Komoda juga menjelaskan bahwa posisi headrest yang benar dapat memberikan jarak pandangan yang lebih baik kepada pengemudi. Posisi headrest yang tepat dapat memperkecil blind spot, sehingga perpaduan headrest yang benar serta posisi spion yang tepat dapat memberikan pengalaman melihat yang jauh lebih besar saat berkendara.